Love Scamming dari Rutan Kotabumi Lampung, 137 Tahanan Diduga Terlibat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengungkap kasus love scamming nan dilakukan oleh narapidana dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi.

"Pengungkapan kasus ini hasil dari kerja sama alias join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming nan dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, di Provinsi Lampung, Senin (1/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan dalam kasus ini setidaknya 137 tahanan di rutan tersebut diduga terlibat dalam tindak kejahatan love scamming nan dilakukan secara berkelompok.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 penduduk bimbingan (WB) di sana (Rutan Kotabumi) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini," kata dia.

Kapolda menyebut berasas hasil penyelidikan, jumlah korban nan sukses diidentifikasi mencapai 1.200 orang lebih, dengan 671 korban di antaranya mengenai pemanfaatan seksual berbasis daring.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer duit kepada pelaku. Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa modus nan dilakukan oleh para pelaku ialah mereka membikin akun media sosial dengan profil tiruan nan menyerupai seorang personil baik TNI maupun Polri guna menipu korbannya.

"Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku sejak Januari hingga April. Barang bukti nan sukses kami amankan ialah 156 unit telepon seluler beragam merek, satu kitab tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga busana nan digunakan untuk mendukung tindakan penyamaran," kata dia.

Ia pun menegaskan Polda Lampung bakal terus mendalami kasus ini dan siapa saja nan terlibat lebih jauh.

"Saat ini para narapidana nan terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses investigasi lebih lanjut," kata dia.

(antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional