Luka Diderita Ansy Jan De Vries Bukan karena Begal, Tapi Bisul Pecah

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi memastikan luka nan diderita oleh model Ansy Jan De Vries bukan lantaran tindakan pembegalan, melainkan bisul nan pecah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan perihal itu berasas hasil visum terhadap luka nan diderita Ansy.

"Ini sudah didalami, termasuk sudah dilakukan visum et repertum terhadap luka. Kami ulangi kembali, luka tersebut adalah bisul nan meletus. Jadi bukan lantaran bacokan pelaku begal," kata Budi kepada wartawan, Jumat (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Kamis (22/5) kemarin, Ansy juga telah dimintai keterangan oleh interogator Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Klarifikasi terhadap Ansy itu dilakukan untuk mendalami soal dirinya nan mengaku menjadi korban pemalak di media sosial.

"Dilakukan undangan penjelasan dari Direktorat Siber Polda Metro Jaya untuk mendalami apa motif dari nan bersangkutan," ucap dia.

Sebelumnya, beredar berita bahwa model berinisial Ansy Jan De Vries menjadi korban pemalak di area Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar). Akibat peristiwa itu, korban mengaku kudu menjalani perawatan medis di RS Sumber Waras

Budi mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah info itu viral di media sosial. Hasilnya, dipastikan bahwa Ansy bukanlah korban tindakan begal.

"Direktorat PPA dan PPO berbareng Satres PPA PPO Jakarta Barat dan Polsek Kebun Jeruk, didampingi oleh UPT P3A dan psikologi, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya itu melakukan proaktif mendatangi saudari AWS (Ansy Jan De Vries) dan sudah melakukan interogasi," kata Budi di Polda Metro Jaya, Rabu (20/5) malam.

"Kami tegaskan bahwa nan berkepentingan bukanlah menjadi korban pemalak ataupun tindakan pidana lainnya," sambungnya.

Disampaikan Budi, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak RS Sumber Waras untuk mengonfirmasi berita tersebut. Hasilnya, Ansy tidak pernah dirawat di rumah sakit itu.

Budi menyebut dari hasil pendalaman penyidik, narasi soal Ansy Jan De Vries adalah korban tindakan pemalak nan beredar di media sosial dilatarbelakangi iseng.

"Apa motifnya, nan pertama lantaran iseng, nan kedua mau mengglorifikasikan bahwa beberapa kejadian viral tentang begal. Hal ini sudah didatangi, dan sudah dilakukan pendalaman. Jadi kita putuskan bahwa nan berkepentingan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana," tutur dia.

(dis/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional