Malas Tunggu Ojek Online? Xiaomi Rilis Skuter Listrik Rp6 Jutaan untuk Kaum Komuter Jakarta

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Skuter listrik jadi salah satu solusi komuter urban untuk membelah kemacetan ibu kota, sebagai pengganti mobilitas jarak dekat sebagai pengganti ojek daring. Foto: Xiaomi Indonesia

JAKARTA - Laju rata-rata kendaraan di Jakarta pada jam sibuk sore hari sekarang hanya berkisar 15,5 kilometer per jam. Angka nan dirilis oleh TomTom Traffic ini bukan sekadar statistik.

Tapi, potret frustrasi massal nan menyita hingga 125 jam, alias setara lebih dari lima hari penuh, dari hidup penduduk komuter setiap tahunnya akibat terjebak kemacetan.

Menghadapi kelumpuhan prasarana ini, masyarakat kelas menengah urban mulai mencari jalan keluar pelarian untuk mobilitas jarak dekat (last-mile).

Berjalan kaki di trotoar nan tidak memadai seringkali bukan pilihan. Sementara mengandalkan ojek daring (ojol) dari stasiun MRT alias LRT menuju instansi berfaedah kudu siap menghadapi antrean panjang, paparan cuaca panas, dan tarif bergerak nan menguras kantong.

Membaca celah pasar ini, Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan Xiaomi Electric Scooter 6 dan Xiaomi Electric Scooter 6 Lite.

Di bawah payung semangat 'Live Right, Live Smart', mereka menawarkan solusi kendaraan mikro kelas premium.

Namun, pertanyaannya adalah: apakah merogoh kocek Rp6 juta hingga Rp 8 jutaan untuk sebuah skuter listrik adalah investasi rasional? Bukankah lebih sederhana memesan ojek online?

"Xiaomi Electric Scooter 6 Series adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan kehidupan nan lebih baik melalui penemuan teknologi nan terintegrasi. Kami memandang adanya celah besar dalam mobilitas jarak dekat di Indonesia. Kami mau masyarakat tidak lagi merasa terbebani oleh kemacetan," ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews