
Timnas Indonesia berpotensi tambah sejumlah pemain naturalisasi. (Foto: PSSI)
MEDIA asal Vietnam, The Thao 247, turut menyoroti program naturalisasi berskala besar nan kembali diterapkan Timnas Indonesia. Menurut The Thao 247, program naturalisasi tersebut berpotensi menyulitkan The Golden Star Warriors –julukan Timnas Vietnam– untuk bersaing dengan Timnas Indonesia, terutama dalam agenda-agenda resmi FIFA.
Ya, Timnas Indonesia dilaporkan tengah menyusun rencana untuk menggaet deretan pemain keturunan baru berbobot demi mendongkrak kekuatan tim pada akhir tahun 2026. Langkah garang ini langsung memantik perhatian publik sepak bola Asia Tenggara, terutama Timnas Vietnam nan berpotensi menjadi rival utama mereka.
Berdasarkan laporan dari beragam sumber, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) saat ini tengah memantau secara intensif enam pemain diaspora nan berkarier di luar negeri.
Nama-nama nan masuk dalam radar tersebut meliputi Laurin Ulrich (Jerman), Jenson Seelt (VfL Wolfsburg/Jerman), Tristan Gooijer (Belanda), serta Julian Oerip (AZ Alkmaar/Belanda). Selain itu, terdapat pula nama Mitchell Baker nan merumput di Amerika Serikat dan Luke Vickery di Australia.
Seluruh pemain bidikan ini mempunyai latar belakang nan menjanjikan, ialah tumbuh dan besar di ekosistem sepak bola modern Eropa, Amerika Serikat, serta Australia. Mereka dinilai mempunyai kelebihan dari segi postur tubuh, kecepatan, hingga pemahaman strategi nan matang.
Luke Vickery. (Foto: Instagram/luke.vickery_)
1. Konfirmasi John Herdman
Rencana penambahan amunisi ini bukan sekadar rumor belaka. Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, secara terbuka telah mengonfirmasi pihaknya sedang bergerak aktif memburu pemain keturunan untuk memperkuat komposisi Timnas Indonesia.
Juru strategi asal Inggris tersebut membenarkan adanya komunikasi nan tengah dijalin dengan dua pemain di Jerman, dua di Belanda, serta beberapa talenta keturunan Indonesia nan menetap di Australia dan Amerika Serikat.
Konfirmasi ini menjadi bukti nyata bahwa Timnas Indonesia tetap konsisten melanjutkan strategi memoles tim dengan cita rasa Eropa, meskipun kebijakan tersebut sempat memicu perdebatan hangat di area regional. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan performa signifikan nan ditunjukkan oleh skuad Garuda memang tidak lepas dari kontribusi masif para pemain keturunan nan berkompetisi di benua biru.
Kehadiran para pemain keturunan itu sukses mengubah Timnas Indonesia menjadi kekuatan baru nan sangat susah ditaklukan oleh tim mana pun di Asia Tenggara.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·