loading...
Mengapa Rudal Iran Begitu Sulit Dicegat. FOTO/Isna
TEHERAN -
Mengapa Rudal Iran Begitu Sulit Dicegat? Ternyata Teknologi Ini nan Digunakan
Teheran-Iran diyakini telah mengerahkan salah satu sistem rudal balistik paling efektif dalam persenjataannya untuk menyerang pusat kota Tel Aviv di Israel.
Menurut Missile Threat - CSIS Missile Defense Project, rudal Khorramshahr pertama kali diuji pada Januari 2017, ketika Iran melakukan uji tembak dari letak uji coba di dekat kota Semnan, sekitar 225 km sebelah timur Teheran.
Nama "Khorramshahr" berasal dari kota Khorramshahr di provinsi Khuzestan, nan diduduki oleh pasukan Irak selama tahap awal perang Iran-Irak sebelum direbut kembali oleh pasukan Iran pada tahun 1982.
Setelah melalui beragam penyempurnaan, rudal Khorramshahr-4, nan juga dikenal sebagai Kheibar, diperkenalkan olehKementerian PertahananIran pada tahun 2023.
Menurut Reuters, para pemimpin Iran memandang rudal balistik sebagai perangkat strategis krusial untuk mengimbangi keterbatasan angkatan udara dan untuk melawan saingan seperti Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.
Menurut Defence Security Asia, rudal balistik Khorramshahr-4 termasuk dalam golongan rudal balistik jarak menengah (MRBM), dengan jangkauan sekitar 2.000 km dan keahlian membawa hulu ledak seberat 1.500-1.800 kg, salah satu muatan rudal terbesar nan saat ini ada di persenjataan Iran.
Kheibar mempunyai panjang sekitar 13 meter, diameter badan sekitar 1,5 meter, dan perkiraan berat peluncuran sekitar 30 ton.
Parameter-parameter ini menunjukkan bahwa Khorramshahr-4 termasuk dalam golongan rudal balistik jarak menengah berukuran besar, dengan rasio muatan hulu ledak terhadap berat total nan relatif tinggi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·