Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer Israel nan mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Mediterania Timur menuju Gaza.
Sebanyak sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, ditahan militer Israel saat menjalani misi kemanusiaan menuju Gaza. Dalam rombongan tersebut terdapat Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, dan Rahendro Herubowo dari Inews.
"Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan berita mengenai wartawan Indonesia nan tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan penduduk negara Indonesia termasuk insan pers kudu selalu menjadi perhatian kita semua," ucap Menteri Meutya Hafid dalam keterangan resmi, Senin (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meutya Hafid menegaskan wartawan datang untuk membawa bunyi kemanusiaan dan menyampaikan kebenaran kepada publik dunia. Karena itu, kerja jurnalistik perlu dihormati dan diberikan ruang aman, terlebih dalam situasi krisis kemanusiaan.
Berdasarkan info dari Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), sedikitnya 10 kapal misi kemanusiaan telah ditahan, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Hingga kini, kapal nan membawa wartawan tetap belum dapat dihubungi dan status awak di dalamnya belum diketahui secara pasti.
Menkomdigi menyatakan pihaknya mendukung langkah diplomatik Kemlu untuk memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh WNI dalam rombongan tersebut.
"Kemkomdigi bakal terus berkoordinasi dengan Kemlu dan pihak mengenai lainnya untuk memantau perkembangan dan mendukung langkah perlindungan bagi penduduk negara Indonesia dalam misi tersebut," ucap Meutya.
Kemlu RI sebelumnya menyatakan telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah pelindungan serta percepatan pemulangan WNI andaikan diperlukan.
"Doa dan angan kami menyertai seluruh wartawan dan relawan kemanusiaan agar senantiasa diberikan keselamatan," ujar Menkomdigi.
(har)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·