Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf namalain Gus Ipul mengaku mendapat banyak masukan dan koreksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai pengadaan peralatan dan jasa untuk program Sekolah Rakyat.
Hal itu disampaikan Ipul usai berkonsultasi dengan ketua KPK mengenai program tersebut di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada kesempatan ini saya mau sampaikan dari hasil konsultasi tadi, kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal-hal nan kudu menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, menutup seluruh celah dan akhirnya proses nan transparan, setara bisa terlaksana," kata Ipul.
Ipul mengatakan masukan dari KPK sangat krusial lantaran Kemensos tengah bersiap untuk pengadaan peralatan dan jasa tahun ini.
Ia menegaskan kemauan agar program-program di kementeriannya, termasuk Sekolah Rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi.
"Kami sungguh-sungguh menunggu hasil pertimbangan nan kelak bakal dilakukan oleh KPK nan tetap memerlukan beberapa waktu ke depan dan hasil evaluasi, hasil monitoring nan dilakukan oleh KPK bakal kami jadikan pedoman untuk memperbaiki keahlian kami di masa nan bakal datang," ujar dia.
Dalam kesempatan nan sama, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo kunjungan Gus Ipul itu dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi, sehingga diharapkan dalam program-program Kemensos tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan.
"Kita mendukung program-program nan baik ini, namun di dalam pelaksanaannya diharapkan tidak ada suatu penyelewengan, tidak ada suatu penyimpangan, sehingga tadi sudah disampaikan hal-hal risiko-risiko di mana bisa terjadinya korupsi, di mana terjadinya penyelewengan sehingga dapat dideteksi sedini mungkin agar tidak terjadi," ujar Ibnu.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial mengenai dugaan mark up nilai sepatu siswa Sekolah Rakyat.
Gus Ipul sudah membantah rumor itu dan menyebutnya sebagai info bohong namalain hoaks dan hanya berisi fitnah.
"Itu fitnah, hoaks," kata Gus Ipul.
(fra/yoa/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·