Petugas mendata jamaah haji Indonesia.(Antara)
WAKIL Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Pemerintah Arab Saudi menjamin penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M tetap kondusif bagi jemaah dari beragam negara termasuk Indonesia.
"Sampai dengan detik ini, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyatakan siap. Kalau dari kita (Kemenhaj) kita semua siap. Bahkan jemaah kita itu siap sekali untuk berangkat. Jadi nggak ada khawatir, jemaah kita itu hanya cemas jika nilai naik, jika nan lain mereka nggak khawatir," kata Dahnil di Jakarta, Kamis (9/4).
Ia juga memastikan bahwa penerbangan para jemaah haji tetap kondusif dan tidak perlu ada nan dikhawatirkan.
"Masalah penerbangan, apakah ada agunan keamanannya? Mereka sebutkan no worry, semuanya insya Allah melangkah dengan sebagaimana mestinya," ujar dia.
Termasuk juga dengan logistik, Kemenhaj meminta untuk mengecek ulang nilai dan kesiapan logistik. Keterangan dari Kementerian Perdagangan Arab Sauid bahwa stoknya cukup masa musim haji 3 bulan ke depan.
Perlu diketahui, secara operasional, musim haji 2026 diperkirakan mulai pada Sabtu, 18 April 2026, bertepatan dengan 1 Dzulqa’dah 1447 H. Pada tanggal inilah jemaah haji dari beragam negara mulai tiba di Arab Saudi. (Iam/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·