Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |05:10 WIB

Kepercayaan penanammodal dalam pembangunan di IKN mencapai Rp72,39 triliun. (Foto: Okezone.com/Waskita)
JAKARTA - Bukti Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap tetap dibangun pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nan menetapkan Jakarta sebagai ibu kota negara adalah nilai investasi. Tercatat, kepercayaan penanammodal dalam pembangunan di IKN mencapai Rp72,39 triliun.
"Total nomor perkiraan investasi sebesar Rp72,39 triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan. Pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah masa depan kota Indonesia. Caranya adalah dengan bersama-sama membangun ekosistem kehidupan, layanan, hunian, dan beragam aktivitas ekonomi bagi masyarakat,” ujar Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw.
Saat ini, total perkiraan investasi di IKN terdiri atas investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun serta akomodasi publik dan penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp12,10 triliun. Secara keseluruhan, telah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku upaya nan masuk dalam investasi swasta murni, serta 15 penugasan kepada K/L.
Komposisi investasi tersebut juga menunjukkan keterlibatan pelaku upaya nasional dan internasional. Dari total 75 PKS, sebanyak 11 PKS berasal dari penanammodal asing dengan 8 perusahaan dari 6 negara, ialah Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura, sedangkan 64 PKS lainnya berasal dari pelaku upaya dalam negeri. Kehadiran investasi ini terlihat pada beragam sektor, mulai dari hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga akomodasi komersial.
Di sisi lain, aktivitas perekonomian juga mulai tumbuh di area Nusantara, termasuk melalui upaya makanan, minuman, dan upaya penunjang kebutuhan masyarakat lainnya, baik bagi pekerja maupun visitor nan beraktivitas di area Nusantara.
Baca Selengkapnya: Investasi di IKN Tembus Rp72,3 Triliun, Apa Saja nan Dibangun?
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·