loading...
Windows 11. FOTO/ DAILY
JAKARTA - Bukan rahasia lagi bahwa Windows 11 telah lama dilanda beragam masalah.
Mulai dari masalah performa apalagi pada PC nan canggih, integrasi Copilot nan tidak diminta, dan nan terbaru, pembaruan nan justru menimbulkan masalah baru.
Meskipun tetap bulan Januari, tiga pembaruan Windows 11 telah dirilis, dua di antaranya tidak direncanakan lantaran masalah nan muncul setelah pembaruan pertama.
Dalam pernyataan resmi nan diberikan kepada The Verge, Pavan Davuluri, presiden Windows dan perangkat di Microsoft, mengatakan.
"Tahun ini, Anda bakal memandang kami konsentrasi pada penanganan masalah nan secara konsisten kami dengar dari pelanggan: meningkatkan performa sistem, keandalan, dan pengalaman Windows secara keseluruhan." ujarnya.
Microsoft tidak lagi mempunyai argumen untuk tidak memperbaiki banyak masalah lama dan baru Windows 11 lantaran sekarang digunakan di lebih dari 1 miliar PC di seluruh dunia.
Microsoft juga tidak perlu lagi memperbarui Windows 10, nan dukungannya berhujung pada 14 Oktober tahun lalu.
(wbs)
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·