
Microsoft kembali menuai kritik setelah resmi mengumumkan Surface Laptop 13 for Business terbaru dengan jenis RAM hanya 8GB, namun dijual mulai dari $1,299 alias sekitar Rp21 jutaan.
Nah nan membikin kontroversial, perangkat ini tetap dipasarkan sebagai Copilot+ PC, padahal selama beberapa tahun terakhir Microsoft terus mendorong bahwa 16GB RAM adalah standar minimum untuk pengalaman AI modern di Windows 11.
Surface Premium Dengan RAM Pas Pasan

Secara spesifikasi sih bisa dibilang Surface Laptop terbaru ini sebenarnya cukup premium.
Laptop ini datang dengan Intel Core Ultra Series 3, Layar PixelSense 13 Inch, Bodi ringan berbahan alumunium, Touchpad haptic premium, Kamera Full HD Surface Studio dan NPU 50 TOPS untuk AI.
Namun semua itu justru terasa asing lantaran justru memasangkan RAM 8GB pada laptop upaya seharga $1,299 tersebut.
Padahal sudah bukan rahasia lagi bahwa Windows 11 ini cukup berat, apalagi setelah Microsoft mulai menambahkan beragam fitur AI, Copilot, WebView2, Widgets hingga Agentic OS nan semuanya cukup menyantap memori.
Mungkin Ingin Bersaing Dengan Macbook Neo
Nah menariknya guys, keputusan Microsoft ini muncul tidak lama setelah Apple merilis MacBook Neo seharga $599 nan juga datang dengan RAM 8GB.

Namun bedanya, MacBook Neo diposisikan sebagai laptop entry-level untuk pelajar dan penggunaan ringan, sementara Surface Laptop ini justru ditujukan untuk kalangan upaya dan enterprise dengan nilai lebih dari dua kali lipatnya.
Kontradiksi dengan Kampanye Copilot+ PC
Nah nan paling menarik tentu adalah pertentangan Microsoft sendiri, lantaran saat memperkenalkan Copilot+ PC beberapa waktu lalu, Microsoft secara terang-terangan menyebut bahwa perangkat AI modern memerlukan minimal 16GB RAM agar fitur AI lokal bisa melangkah optimal.
Selaini tu sebelumnya Microsoft sendiri sempat menyindir Apple lantaran tetap memakai RAM 8GB di era AI PC seperti sekarang.
Baca Juga : 16 Gb Adalah Jumlah RAM Paling Cocok Untuk Windows 11
Namun sekarang, Microsoft malah melakukan perihal nan sama dengan menjual Surface 8GB untuk kalangan upaya dengan nilai lebih dari dua kali lipat MacBook Neo.
Meskipun memang perangkat ini dijual dengan jenis RAM lebih tinggi seperti 16GB dan 24GB, tetap saja keberadaan model 8GB di laptop upaya premium terasa cukup asing di tahun 2026. Apalagi itu dijual dengan nilai nan bisa dibilang tidak murah.
Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·