Windows Insider dianggap mati? tidak, lantaran tampaknya Microsoft telah melakukan perombakan besar sebagai bagian dari upaya memperbaiki pengembangan Windows 11 kedepannya.
Nah bisa dibilang, perubahan ini bisa dibilang sebagai salah satu nan terbesar dalam beberapa tahun terakhir untuk Windows Insider dengan konsentrasi utama pada penyederhanaan channel, peningkatan akses fitur, serta elastisitas nan lebih tinggi bagi pengguna.
Penyederhanaan Insider
Salah satu perubahan paling terlihat adalah penyederhanaan channel insider nan sebelumnya kita kudu memilih antara Canary, Dev, Beta alias Release Preview, nantinya hanya bakal ada dua Channel utama ialah Experimental dan Beta.

Untuk perbedaannya, Experimental Channel ini bakal menggantikan peran Dev dan Canary, dimana ini ditujukan untuk pengguna nan mau mencoba fitur paling awal, apalagi dalam kondisi belum stabil.

Sementara itu, Beta Channel tetap menjadi channel nan lebih stabil, namun sekarang lebih konsisten lantaran fitur nan diumumkan dipastikan tersedia tanpa sistem rollout bertahap. Dan yap, sekarang tidak ada fitur nan lenyap di Beta berkah pembaruan pada sistem Controlled Feature Rollouts (CFR), sekarang fitur nan diumumkan sudah pasti tersedia dan tidak ada lagi setelah update, pengguna tidak mendapatkan fitur nan diumumkan.
Secara umum, bisa dibilang perubahan ini terasa seperti kembali ke akar insider sama seperti era Windows 10, dimana channel Insider lebih sederhana dan mudah dipahami, dulu kita tahu ada Fast, Slow dan Release Preview, dan sekarang Microsoft mencoba menghadirkan kembali kesederhanaan tersebut dengan pendekatan modern. Nice banget.
Featured Flags, Pengguna Punya Kontrol Penuh
Seperti nan sudah diumumkan sebelumnya, unik untuk pengguna Experimental, Microsoft menghadirkan fitur baru berjulukan Feature Flags nan melalui fitur ini, pengguna bisa mengaktifkan alias menonaktifkan fitur tertentu secara manual dan menguji fitur tanpa kudu menunggu rollout.

Tapi guys, ada beberapa batas termasuk fitur nan bisa diatur hanya fitur nan terlihat (visible features) dan perubahan sistem alias bug fix tidak berlaku, tapi bagaimanapun dengan ini, pengguna jadi punya kontrol penuh atas fitur nan tetap dalam tahap pengetesan paling awal, mantap bukan?
Paling Mantap, Bisa Pindah Channel Tanpa Install Ulang
Nah ini nan paling saya suka lantaran pengguna sekarang bisa beranjak channel tanpa kudu install ulang Windows. Hal ini berkah adanya fitur in-place upgrade nan mana pengguna bisa pindah antara Experimental, Beta, dan Release Preview, tidak perlu reset dan data, aplikasi dan pengaturan bakal tetap aman.

Tapi jika pengguna menggunakan build “Future Platforms” alias sebelumnya itu Channel Canary tetap perlu clean install untuk keluar. Namun jika Anda pakai Experimental Biasa, Anda tetap bisa pindah ke Beta alias sebaliknya tanpa kudu install ulang.
Pengguna Lama Akan Pindah Otomatis
Untuk Anda pengguna Insider, Microsoft memastikan bahwa perubahan ini tidak opsional dan pengguna bakal dipindah secara otomatis.
Pengguna Beta bakal tetap di Beta, Dev bakal pindah ke Experimental dan Canary bakal disesuaikan tergantung Build. Dan tentu, perubahan ini hanya memengaruhi label channel, bukan jenis Windows nan sedang digunakan.
Nah selain perubahan dan perihal nan sudah ditulis diatas, Microsoft juga kabarnya telah meningkatkan tampilan dan performa laman pengaturan Insider, mulai dari navigasi nan lebih sederhana, proses lebih cepat, mengurangi restart nan tidak perlu dan mereka bakal konsentrasi pada hubungan langsung dengan organisasi lagi loh.
Jadi, kelak mungkin bakal ada event offline, feedback dari media sosial, dan obrolan langsung dengan pengguna. Secara umum ini adalah perihal nan baik, dan mungkin bisa jadi nafas baru untuk Windows Insider nan sempat dianggap meninggal dan tidak diperhatikan. .
Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·