Pelatih Arsenal Mikel Arteta(AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, memberikan reaksi jujur usai timnya memetik kemenangan krusial 1-0 atas Sporting Lisbon pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (8/4). Meski membawa pulang modal berbobot dari Stadion Jose Alvalade, Arteta mengakui bahwa performa anak asuhnya jauh dari kata sempurna.
Pelatih asal Spanyol tersebut tidak menampik bahwa The Gunners sempat kesulitan mengembangkan permainan. Arsenal nan datang dengan bayang-bayang dua kekalahan domestik terlihat bermain kurang lepas, terutama dalam upaya membongkar pertahanan gerendel tuan rumah.
Kritik Arteta: Kurang Tajam dan Lambat
Dalam konvensi pers pascapertandingan, Arteta menyoroti aspek ofensif timnya nan dinilai kurang menggigit sepanjang 90 menit. Ia merasa aliran bola Arsenal tidak secepat biasanya, nan membikin Sporting mempunyai waktu untuk menutup ruang.
“Kami kudu lebih tajam, lebih cepat, dan lebih efisien saat menyerang,” tegas Arteta. “Ada beberapa peluang, termasuk gol nan dianulir, tetapi umpan terakhir kami kurang baik. Pada akhirnya, satu momen menentukan hasil."
Arteta juga secara tersirat mengakui bahwa timnya sempat berada dalam posisi tertekan sebelum gol Kai Havertz lahir di masa injury time. Ia memuji ketenangan para pemainnya nan tetap konsentrasi meski permainan tidak melangkah sesuai rencana awal.
Pujian untuk Karakter dan Dampak Pemain
Walaupun dilabeli sebagai "kemenangan jelek" oleh sejumlah pengamat, Arteta justru memandang sisi positif dari aspek mentalitas. Baginya, keahlian memenangkan laga di saat performa sedang menurun adalah karakter tim nan mempunyai karakter kuat.
“Di fase seperti ini, semua pemain kudu memberi dampak. Malam ini mereka melakukannya,” ujarnya merujuk pada kontribusi pemain dari bangku persediaan dan determinasi hingga menit akhir.
Poin Utama Pernyataan Mikel Arteta
| Evaluasi Serangan | Tim kurang tajam dan umpan terakhir (final pass) tidak akurat. |
| Kunci Kemenangan | Satu momen penentu dan akibat kolektif dari seluruh pemain. |
| Mentalitas | Menunjukkan karakter kuat untuk bangkit dari tren negatif domestik. |
| Target Leg Kedua | Wajib meningkatkan level permainan untuk bisa melaju ke semifinal. |
Menutup pernyataannya, Arteta menegaskan bahwa kelebihan satu gol belum menjamin posisi aman. Ia menuntut peningkatan performa nan signifikan saat Arsenal menjamu Sporting di London pada leg kedua nanti.
"Kami berada di posisi menguntungkan, tapi kami perlu bermain lebih baik jika mau melangkah lebih jauh," pungkasnya. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·