
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
ISLAMABAD - Iran, Amerika Serikat (AS), dan mediator Pakistan menyatakan bahwa telah ada kemajuan dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang. Iran menyatakan bahwa Teheran dan Washington saat ini tengah menyusun dan menyelesaikan nota kesepahaman (MoU) dengan AS untuk mengakhiri bentrok nan telah berjalan selama lebih dari 40 hari.
“Pendekatan kami adalah menyusun nota kesepahaman 14 poin nan mencakup isu-isu terpenting nan diperlukan untuk mengakhiri perang dan hal-hal nan mendasar bagi kami,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei pada Sabtu, (23/5/2026).
“Kami berada di tahap akhir penyelesaian nota kesepahaman ini,” tambahnya, sebagaimana dilansir TRT.
Menurut Baghaei, poin-poin kunci dari usulan nota kesepahaman tersebut meliputi pengakhiran perang, pengakhiran blokade angkatan laut AS, dan pembebasan aset Iran nan dibekukan. Iran mengisyaratkan konvergensi pandangan sembari mencatat bahwa tetap ada perbedaan.
Ia mencatat apa nan disebutnya "tren menuju pendekatan" dengan Washington tetapi mengatakan, "Ini tidak berfaedah bahwa Amerika Serikat dan kami bakal mencapai kesepakatan tentang isu-isu penting."
Baghaei juga menyoroti bahwa Teheran dan Washington “belum mencapai kesepakatan berbareng untuk mencapai kesepahaman.”
“Dalam jangka waktu nan wajar, ialah 30 hingga 60 hari, rincian poin-poin ini bakal dibahas, dan kesepakatan akhir pada akhirnya bakal disimpulkan. Saat ini kami sedang dalam proses menyelesaikan nota kesepahaman ini,” katanya kepada stasiun televisi pemerintah IRIB.
Iran telah memasukkan pengakhiran blokade angkatan laut AS dan pengaturan di Selat Hormuz nan strategis dalam draf kerangka kerja untuk kesepakatan dengan Amerika Serikat.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·