Netanyahu Ingin Akhiri Bantuan Militer AS, Ubah Status Jadi Kemitraan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Netanyahu Ingin Akhiri Bantuan Militer AS, Ubah Status Jadi Kemitraan Benjamin Netanyahu.(Al Jazeera)

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia mau mengakhiri support finansial AS untuk militer Israel dalam dasawarsa mendatang.

"Saya mau mengurangi support Amerika untuk Israel hingga nol," katanya dalam wawancara di aktivitas 60 Minutes CBS nan ditayangkan Minggu (10/5). "Kita sudah besar."

"Saya pikir sudah saatnya kita melepaskan diri dari support militer nan tersisa dan beranjak dari support ke kemitraan."

Saat ini, AS memberikan support militer kepada Israel sebesar US$3,8 miliar alias sekitar Rp66 triliun per tahun berasas perjanjian 10 tahun nan awalnya dinegosiasikan oleh pemerintahan Obama dan bertindak hingga 2028.

Bantuan militer AS kepada Israel terkadang menjadi rumor politik nan kontroversial, terutama selama serangan Israel ke Gaza sebagai tanggapan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Israel adalah penerima support luar negeri AS terbesar secara kumulatif sejak Perang Dunia II. Negeri Zionis menerima lebih dari US$174 miliar biaya nan belum disesuaikan dengan inflasi untuk membantu memperkuat ekonomi dan militernya, menurut laporan Congressional Research Service.

Netanyahu menegaskan bahwa dia mengharapkan kerja sama militer AS-Israel bakal berkembang di tahun-tahun mendatang.

"Saya mau mengusulkan proyek-proyek, proyek berbareng untuk intelijen, untuk senjata, untuk pertahanan rudal," katanya kepada CBS. "Saya pikir Israel, Anda tahu, adalah pemimpin dalam perihal ini di dunia."

Awal tahun ini, AS menyetujui penjualan persenjataan senilai sekitar US$6,7 miliar kepada Israel, termasuk helikopter serang AH-64E Apache. (Bloomberg/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia