Panggung Dansa ke Lini Massa: Sanggupkah 20.000 Robot Unitree Mengganti Buruh Manusia?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

loading...

Robot humanoid G1 besutan Unitree Robotics saat mendemonstrasikan aktivitas kung fu nan viral, lompatan teknologi nan sekarang berupaya menembus pemisah laboratorium menuju produksi massal di pasar global. Foto: Unitree

CHINA - Unitree Robotics menargetkan pengiriman 20.000 unit robot humanoid pada tahun 2026. Ini jadi lompatan produksi masif nan berambisi menguasai pasar dunia sebelum pesaing Barat seperti Tesla siap masuk ke gelanggang.

Lampu sorot panggung Gala Festival Musim Semi CCTV mungkin telah padam. Tapi, kemandang dari aktivitas bela diri robot dan salto tiga meter robot-robot Unitree tetap menyisakan perdebatan panjang.

Di Hangzhou, markas Unitree tidak lagi sekadar merayakan viralnya video robot menari; mereka sedang menghitung angka-angka produksi nan ambisius.

CEO Unitree, Wang Xingxing, memproyeksikan pengiriman dunia robot humanoid bakal mencapai nomor puluhan ribu tahun ini.

Unitree sendiri mematok sasaran 10.000 hingga 20.000 unit pada 2026.

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan pernyataan perang ekonomi. Jika menilik info 2025, total pengiriman humanoid dunia berada di nomor 13.000 unit.

Menariknya, firma-firma Tiongkok seperti Unitree dan Agibot sudah menguasai nyaris 80% dari volume tersebut.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews