
Paparan Gadget pada Anak Tingkatkan Risiko Gangguan Mata (Foto: Freepik)
JAKARTA - Meningkatnya penggunaan gadget dan aktivitas belajar digital membikin kesehatan mata anak menjadi perhatian nan semakin krusial dalam beberapa tahun terakhir. Paparan layar dalam lama panjang dinilai dapat meningkatkan akibat gangguan penglihatan pada anak usia dini, mulai dari mata capek hingga keluhan rabun jauh.
Anak-anak usia 5–12 tahun menjadi golongan nan rentan lantaran aktivitas visual mereka sekarang jauh lebih intens dibanding generasi sebelumnya. Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala dinilai krusial untuk membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.
Pemeriksaan mata pada anak mempunyai pendekatan nan berbeda dibanding orang dewasa. Selain memeriksa kondisi seperti minus, plus, dan silinder, proses pemeriksaan juga perlu mempertimbangkan keahlian komunikasi anak, perkembangan visual, serta kenyamanan mereka selama pemeriksaan berlangsung.
Gangguan Kesehatan Mata
Menurut praktisi pediatric vision care Dr. Scarlet Cacayuran Salva, gangguan penglihatan nan tidak terdeteksi sejak awal dapat memengaruhi proses tumbuh kembang anak.
“Gangguan penglihatan nan tidak terdeteksi sejak awal dapat memengaruhi keahlian belajar anak, keahlian motorik, pemahaman membaca, hingga perkembangan mereka secara keseluruhan,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·