loading...
iPhone 17 di sebuah pusat perbelanjaan di Beijing, China, di tengah anomali pasar nan menunjukkan daya tahan merek dunia di atas kekuasaan pabrikan domestik. Foto: Reuters
BEIJING - Pasar telepon seluler pandai di China mengalami kontraksi tajam sebesar 23 persen secara tahunan pada Januari 2026. Menariknya, Apple justru sukses mencatatkan pertumbuhan sendirian di saat merek-merek raksasa lokal terpuruk.
Data terbaru dari Counterpoint Research mengungkap anomali besar di pasar ponsel terbesar dunia.
Penurunan tajam sebesar 23 persen pada Januari 2026 dipicu oleh pedoman penjualan nan sangat tinggi pada Januari 2025 serta pergeseran waktu promosi Tahun Baru Imlek.
Maka, saat ini pasar sedang mengalami normalisasi setelah periode subsidi besar-besaran tahun lalu, ditambah sentimen konsumen nan condong tertahan.
Di tengah angin besar kelesuan tersebut, Apple menjadi satu-satunya merek utama nan bisa melawan arus.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·