Pascakebakaran Dekat Sekolah, Alumni SMAN 112 Jakarta Pasang 30 APAR

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Pascakebakaran Dekat Sekolah, Alumni SMAN 112 Jakarta Pasang 30 APAR Ilustrasi(Dok Istimewa)

Kekhawatiran terhadap akibat kebakaran di lingkungan sekolah mendorong salah satu alumni SMAN 112 Jakarta sekaligus pengusaha perangkat pemadam api, Agung Budhy Hambaka, menyalurkan support untuk almamaternya. Bantuan tersebut berupa 30 unit perangkat pemadam api ringan (APAR) Grande, pembaharuan akomodasi ibadah, santunan siswa hingga pembaruan sejumlah sarana sekolah.

Program itu diprakarsai Agung Budhy Hambaka selaku pemilik dan produsen perangkat pemadam api merek Grande. Peresmian informal berjalan di SMAN 112 Jakarta, Jl. Pesanggrahan No. 2, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 18 Mei 2026.

Bantuan diberikan setelah area di sekitar SMAN 112 Jakarta sempat dilanda kebakaran pada 7 Maret 2023. Sejumlah gedung disekitar sekolah dilaporkan gosong terbakar dan api sempat mengenai area tembok sekolah.

Kepala SMAN 112 Jakarta, Sukarman, mengatakan support dari alumni telah berjalan selama kurang lebih lima bulan terakhir. “Kami mendapat support dari alumni tahun 2004, ialah Pak Agung Budhy Hambaka. Beliau telah membantu kami selama kurang lebih lima bulan terakhir. Bantuan nan diberikan antara lain pengecatan lapangan, pemberian APAR Grande dan nan terakhir baru selesai adalah pembaharuan kanopi masjid dengan luas sekitar 210 meter persegi,” ungkapnya, Selasa (19/5). 

Ia mengapresiasi kepedulian alumni terhadap sekolah tempat Agung pernah menempuh pendidikan. “Semua pengerjaan tersebut sepenuhnya dibantu oleh beliau. Kami tentu sangat berterima kasih atas kepeduliannya kepada sekolah,” ujarnya.

Menurut Sukarman, keberadaan APAR Grande sangat krusial mengingat Jakarta termasuk wilayah rawan kebakaran. “APAR Grande sangat kami perlukan. Jakarta termasuk wilayah nan rawan kebakaran. Bahkan pada tahun 2023, di samping SMA 112 juga pernah terjadi kebakaran dan sempat mengenai area tembok sekolah kami,” kenang Sukarman.

Ia menilai support perangkat pemadam api tersebut sangat berfaedah untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekolah. “Oleh lantaran itu, support APAR Grande ini sangat tepat dan bermanfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Agung Budhy Hambaka menyampaikan pemasangan APAR dilakukan diberbagai titik sekolah untuk meningkatkan keamanan lingkungan belajar. “Kebetulan saya adalah produsen APAR Grande melalui perusahaan CV Agung Jaya Sejahtera dan PT Grande Sejahtera Indonesia. Jadi saya merasa support APAR Grande sangat cocok untuk diberikan ke sekolah ini,” sebut Agung Budhy Hambaka.

“Kami kemudian memasang APAR Grande di beragam titik sekolah,” lanjutnya. Selain memasang APAR Grande, Agung juga melakukan pengecatan lapangan sekolah. Ia sempat berencana membangun lapangan padel, namun urung dilakukan lantaran memerlukan bangunan khusus.

“Setelah itu saya memandang kondisi lapangan sekolah. Kebetulan saya sedang kegemaran padel, sehingga sempat terpikir membikin lapangan padel. Namun lantaran memerlukan bangunan khusus, akhirnya diputuskan untuk melakukan pengecatan lapangan saja,” katanya.

Agung kemudian berbincang dengan Kepala Sekolah mengenai pembaharuan kanopi Masjid AT-TADZKIR sebagai kebaikan jariyah. Renovasi dilakukan agar area masjid bisa menampung lebih banyak jamaah saat salat Jumat sekaligus tahan terhadap cuaca.

“Kanopi tersebut sekarang tidak hanya menambah kapabilitas jamaah masjid, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai area aktivitas sekolah,” terang Agung Hambaka.

Disisi lain, pembangunan kanopi Masjid AT-TADZKIR dinilai menjawab kebutuhan ruang ibadah nan selama ini digunakan siswa dan penduduk sekolah dalam aktivitas keagamaan, termasuk salat Jumat. Selain support akomodasi sekolah, Agung juga memberikan santunan kepada siswa yatim piatu dan siswa berprestasi di lingkungan sekolah.

Ia juga berencana membantu akomodasi drone untuk siswa setelah memandang adanya sekolah fotografi di SMAN 112 Jakarta. “Selain itu, saya juga memandang adanya sekolah fotografi di sini. Karena saya juga kegemaran drone, akhirnya saya memberikan support drone untuk siswa. Harapannya akomodasi itu bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi bekal keahlian (softskill siswa),” ujarnya.

Menurut Agung, keahlian mengoperasikan drone mempunyai kesempatan besar di bumi kerja. “Saat ini pekerjaan pilot drone sangat dibutuhkan, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Jadi saya berambisi siswa mempunyai keahlian tambahan nan berfaedah untuk masa depan mereka,” katanya.

Agung menegaskan seluruh support tersebut merupakan support pribadi sebagai corak balas budi kepada sekolah almamaternya, khususnya mantan Kepala Sekolah sebelumnya ibu Mutia, dan Kepala Sekolah SMAN 112 Jakarta Sukarman.

Sebagai informasi, APAR Grande merupakan salah satu produk perlindungan kebakaran di Indonesia nan memproduksi beragam jenis perangkat pemadam api ringan dan sistem pemadam otomatis. Produk tersebut disebut telah mengantongi sertifikasi SNI dan ISO 9001:2015.

Keterlibatan alumni melalui program sosial sekarang menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara lulusan dan sekolah, sekaligus memperkuat akomodasi pendidikan nan dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia