Patroli Cipta Kondisi di Jakpus, Polisi Sita Ribuan Tramadol & Tembakau Sintetis

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Polres Jakarta Pusat amankan 11 orang dalam Operasi Cipta Kondisi, sita sabu dan ribuan obat keras. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Pusat bergerak menyisir sejumlah area rawan kejahatan pada Kamis (28/5) awal hari. Hasilnya, sebanyak 11 orang diamankan petugas lantaran kedapatan membawa narkoba, obat-obatan, hingga senjata tajam.

Patroli Cipta Kondisi berskala besar nan berjalan mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB ini melibatkan 287 personel gabungan. Petugas menyisir jalanan sunyi nan kerap menjadi letak rawan gangguan keamanan.

Langkah pencegahan ini langsung membuahkan hasil saat petugas mencurigai pengendara di jalan. Dua orang laki-laki langsung dihentikan dan digeledah lantaran gerak-geriknya nan mencurigakan.

“Petugas mengamankan dua laki-laki nan kedapatan membawa kunci letter T saat menggunakan sepeda motor Honda Vario. Keduanya diduga terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan tetap menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung dalam keterangannya.

Polres Jakarta Pusat amankan 11 orang dalam Operasi Cipta Kondisi, sita sabu dan ribuan obat keras. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara

Patroli dilanjutkan ke area Tanah Abang, petugas justru menemukan tumpukan obat keras dan narkoba nan diduga siap edar. Di sana, polisi menyita tembakau sintetis seberat 33,12 gram, 1.202 butir Tramadol, 116 butir Hexymer, serta plastik klip kosong nan siap digunakan untuk membungkus obat-obatan tersebut.

Pemandangan serupa juga ditemukan di wilayah Cempaka Putih. Beberapa pengendara nan panik saat dihentikan petugas kedapatan membawa paket mini sabu, tembakau sintetis, hingga obat keras jenis Excimer dan Tramadol.

Selain obat-obatan, polisi juga mengangkut satu bilah celurit tak bertuan nan ditinggalkan pemiliknya, serta beberapa motor bodong tanpa surat resmi dan pelat nomor.

Melihat realita di lapangan, Reynold menegaskan patroli malam seperti ini menjadi perihal nan sangat krusial untuk menjaga ruang publik tetap kondusif bagi penduduk nan beraktivitas malam hari.

“Kegiatan patroli cipta kondisi ini kami lakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah tindakan kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat,” jelas Reynold.

Reynold berambisi masyarakat tidak perlu cemas, karena polisi berkomitmen penuh untuk membersihkan jalanan dari para pelaku kejahatan. Ia juga meminta penduduk untuk saling peduli dan segera melapor ke Call Center 110 jika memandang ada aktivitas nan mencurigakan di lingkungan mereka.

“Kami bakal tindak tegas segala corak pelanggaran norma nan berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga membujuk masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kondusif,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan