Felldy Utama
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |20:14 WIB

PDIP Lakukan Kajian Ambang Batas Parlemen
JAKARTA- PDIP sampai saat ini tetap melakukan kajian mengenai besaran periode pemisah parlemen alias parliamentary threshold nan belakangan ramai diperbincangkan. Hal ini menyusul agenda pembahasan RUU Pemilu.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa instrumen tersebut tetap diperlukan untuk efektivitas sistem presidensial. PDIP tetap terus melakukan kajian mendalam untuk merumuskan besaran nomor nan ideal.
"Parliamentary threshold tetap diperlukan dalam rangka konsolidasi kerakyatan dan meningkatkan penguatan sistem presidensial tersebut. Hanya berapa besarannya, PDI Perjuangan tetap melakukan kajian," kata Hasto usai memimpin rapat konsolidasi internal PDIP Kalimantan Timur, di Samarinda, Senin (2/2/2026).
Di tingkat daerah, Hasto menginstruksikan kader PDIP di legislatif untuk tetap kritis dan berani memperjuangkan kebenaran, termasuk mengawal kebijakan pendidikan cuma-cuma di Kaltim agar tepat sasaran.
"Jangan takut memperjuangkan kebenaran. Kader partai kudu turun ke bawah dan menempatkan skala prioritas pada pembelaan terhadap rakyat nan tertinggal," ujarnya.
Di akhir agenda dialog, Hasto melakukan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan wartawan sebagai bagian dari Gerakan Merawat Pertiwi. Ia menekankan bahwa setiap kepala wilayah dari PDIP wajib membangun kebun raya untuk melestarikan tanaman endemik daerah.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·