PDIP Respons Prabowo Hormati Sikap Megawati Tetap Jadi Oposisi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Aria Bima angkat bunyi soal pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang blak-blakan soal suasana kebatinannya terhadap PDIP nan memilih tetap berada di luar pemerintah.

Bimo, sapaan akrabnya, menyebut sikap PDIP nan disinggung Prabowo sebagai kritik dalam corak check and balances. Menurut dia, sikap tersebut bagian dari pembelaan terhadap pemerintah dengan langkah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang disampaikan Pak Prabowo tadi sebenarnya marwah PDI Perjuangan adalah kata lain kritis di dalam konteks check and balances itu juga memihak pemerintah. Tetapi dengan langkah nan benar," kata Bimo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Menurut dia, memihak dengan langkah nan betul adalah sesuai konstitusi, ideologi, dan didasarkan pada kepentingan rakyat. Bimo bilang, tiga parameter itulah nan bakal terus digunakan PDIP untuk mengawal dan mengawasi pemerintah.

"Ini saya kira nan yang nan hari ini dipertegas oleh Pak Prabowo, dan Pak Prabowo menyadari akhirnya krusial juga marwah reformasi adanya partai politik alias adanya fraksi di DPR ini nan tidak masuk dalam lingkaran pemerintah," katanya.

Bimo menilai sikap untuk tetap berada di luar pemerintah juga merupakan tradisi krusial dalam demokrasi. Menurut dia, partai kudu berani mengambil sikap itu jika calon nan mereka usung kalah dalam kontestasi politik.

Menurut Bimo, sikap itulah nan selama ini dilakukan PDIP. Bukan hanya kepada Prabowo, namun juga terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya.

"Karena PDI misalnya pernah dua kali di dalam pemerintahan begitu ya. Dua kali di era Pak SBY misalnya di luar pemerintahan. Apapun parlemen ini butuh kekuatan kritis nan eksis," katanya.

Prabowo menutup pidato 1 jam 40 menitnya di Paripurna DPR dengan menyinggung posisi PDIP sebagai satu-satunya partai di luar pemerintah. Dengan nada kelakar, dia mengaku mau seluruh partai politik berasosiasi dalam koalisi pemerintahannya. Namun, dia menilai kondisi itu dinilai tidak baik bagi keberlangsungan demokrasi.

Prabowo menyebut kerakyatan tetap memerlukan oposisi guna menjaga check and balances dalam roda pemerintahan.

"Saya mengerti dan mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah saya mengerti itu, sebenarnya saya mau ucapkan terima kasih ke PDIP," kata Prabowo dalam pidato di rapat paripurna DPR, Jakarta, Rabu (20/5).

(thr/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional