Liputan6.com, Jakarta - Organisasi masyarakat Yakuza Mangenes menggeruduk Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati di Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Aksi itu dilakukan setelah muncul dugaan pencabulan terhadap santriwati oleh pengasuh ponpes.
Mereka meminta pertanggungjawaban ketua pondok nan diduga melakukan perbuatan cabul terhadap puluhan santrinya. Saat didatangi lebih dari 20 personil organisasi tersebut, sejumlah korban nan merupakan mantan santriwati langsung memberikan kesaksian di hadapan ratusan santri lainnya agar berani berbincang dan melapor.
Sebelum situasi memanas, polisi langsung mengamankan Pimpinan Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan KH. Abdul Khalim Fadlun.
Juru bicara Yakuza Mangenes Eko Ebes mengatakan pihaknya sebelumnya menerima puluhan kejuaraan dari korban tetapi hingga sekarang baru enam korban nan berani membikin laporan resmi.
"Jumlah itu belum termasuk santriwati nan sebelumnya viral lantaran mengandung dan melahirkan, nan juga diduga berangkaian dengan kasus tersebut," kata Eko dilansir Antara.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·