Segmen mobil LCGC (Low Cost Green Car) disebut tetap menjadi pintu masuk bagi konsumen nan baru pertama kali membeli mobil. Namun di tengah pelemahan daya beli masyarakat, pasar mobil murah ini dinilai semakin menantang.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, salah satu model LCGC milik Honda ialah Brio Satya tetap didominasi oleh konsumen nan baru pertama kali membeli mobil.
Meski begitu, jumlahnya tidak terlalu besar dibanding keseluruhan konsumen Honda Brio.
“Mengenai LCGC memang itu segmennya untuk first car buyer, lantaran Honda Brio Satya saat ini nan kami miliki, mungkin 10 persennya itu customer dari first car buyer, itu memang price sensitive ada di sana,” ujar Billy saat ditemui di Cipete, Sabtu (24/5/2026).
Menurut dia, kondisi pasar otomotif saat ini turut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat. Selain itu, situasi geopolitik dunia juga ikut memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kendaraan.
“Daya beli juga sekarang sedang berkurang, geopolitical issue juga tetap ada, jadi kita terus terang bekerja sama juga dengan bagian pembiayaan nan tetap memberikan nilai lebih dan meringankan, memudahkan konsumen agar bisa mempunyai kendaraan,” katanya.
Billy menambahkan, kondisi tersebut membikin perusahaan perlu menyesuaikan strategi penjualan. Salah satu langkah nan ditempuh adalah memperkuat kerja sama dengan lembaga pembiayaan, agar konsumen tetap mempunyai akses terhadap kendaraan baru.
“Sekarang kondisinya tetap daya belinya tetap sedang lemah, tapi kita terus berupaya membikin strategi penjualan nan sekali lagi meringankan dan memudahkan konsumen dalam mempunyai kendaraan,” ucap dia.
Segmen LCGC sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor volume terbesar di industri otomotif nasional. Namun dalam beberapa tahun terakhir, penjualannya mulai menunjukkan tren penurunan.
Pada 2023, penjualan LCGC sempat tumbuh 29,39 persen dari 158.206 unit pada 2022 menjadi 204.705 unit. Setelah itu, performanya kembali melemah.
Sepanjang 2024, penjualan LCGC turun 13,15 persen menjadi 176.766 unit. Tren penurunan bersambung pada 2025 dengan penjualan nan ambruk 30,6 persen menjadi hanya 122.686 unit.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·