loading...
Dalam enam hari pertama perang, biaya amunisi AS telah menguras biaya setara anggaran riset tahunan industri otomotif global. Foto: Reuters
TEL AVIV - Dalam bumi bisnis, duit sebesar Rp192,1 triliun (USD 11,3 miliar) sudah cukup untuk mendanai riset dan pengembangan (R&D) seluruh model baru perusahaan otomotif papan atas seperti Tesla selama setahun penuh, alias membangun lima pabrik semikonduktor tercanggih di dunia.
Namun, bagi Pentagon, nomor dahsyat tersebut hanyalah biaya "uang jajan" untuk membakar amunisi selama enam hari pertama perang melawan Iran pada Maret 2026.
Laporan terbaru dari pejabat Pentagon kepada para petinggi kongres AS mengungkapkan bahwa agresi militer ini telah menelan biaya lebih dari USD 11,3 miliar hanya dalam waktu 144 jam.
Jika dirata-rata, Amerika Serikat menghabiskan sekitar Rp32 triliun setiap harinya.
1 Bom Seharga Rumah Mewah

Mengapa perang bisa mahal? Karena penggunaan senjata presisi tinggi nan harganya juga luar biasa tinggi. Salah satunya adalah AGM-154 Joint Standoff Weapon, sebuah peledak luncur pintar.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·