Dian AF
, Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |20:29 WIB

Hakim Danish di MotoGP Catalunya 2026 (Foto: Dok. Okezone)
BARCELONA — Finis ketujuh di Moto3 Catalunya 2026 semestinya jadi berita baik bagi Hakim Danish Ramli. Itu adalah hasil terbaik pembalap Malaysia berumur 19 tahun itu sepanjang musim ini, sekaligus momen pertama dia sukses finis di depan rivalnya dari Indonesia, Veda Ega Pratama.
Namun nan terlihat adalah Hakim Danish justru keluar dari sirkuit dengan kepala tertunduk — dan alasannya sangat jelas: dia nyaris meraih podium pertamanya di Moto3, dan itu lolos di lap terakhir akibat satu kesalahan mini nan dia sesali sepenuhnya.

1. Tampil Impresif Sejak Latihan
Di sesi latihan bebas (practice) Moto3 Catalunya 2026, pembalap kelahiran Terengganu itu tampil luar biasa — dia apalagi menjadi satu-satunya pembalap nan bisa menembus waktu 1 menit 46 detik, dengan catatan terbaik 1 menit 46,943 detik.
Penampilan itu langsung membikin fans Malaysia bergairah. Hakim Danish seolah membawa sinyal kuat bahwa podium perdana musim ini ada di depan mata. Kepercayaan dirinya pun terbawa ke hari balapan.
Pengalaman pahit di Moto3 Prancis sebelumnya sudah mengajarkan perihal itu, di mana dia tampil sigap di sesi latihan tapi hanya finis ke-10 lantaran masalah pengaturan motor di kondisi lintasan basah.
2. Kronologi Balapan di Catalunya 2026
Hakim Danish memulai balapan dari grid ke-10. Bukan posisi ideal, namun itu tidak menyurutkan langkahnya. Sejak lampu start padam, dia langsung garang menerobos ke posisi lima besar, menunjukkan performa nan menjanjikan.
Persaingan sengit langsung tersaji dari awal. David Munoz, David Almansa, Adrian Fernandez, dan Brian Uriarte menjadi pembalap-pembalap nan paling keras memperebutkan posisi terdepan.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·