Perdana, Prabowo Bakal Pidato di Rapat Paripurna DPR Hari Ini

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri rapat Paripurna DPR untuk berbincang soal kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal pada Rabu (20/5).

Rapat paripurna rencananya bakal dimulai pukul 09.00 WIB. Ia bakal berpidato selama 45 menit. Prabowo dijadwalkan bakal menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal.

"Rencananya seperti itu ya. Jadi untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal nan bakal disampaikan langsung oleh presiden," ujar Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bakal ada pesan krusial nan disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR nanti.

"Itu ada pesan-pesan krusial nan di KEM PPKF, di mana di KEM PPKF itu ada program-program unggulan Presiden, jadi kudu dia nan ngomong, bukan saya," katanya dalam konvensi pers APBN Kita di instansi Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).

Purbaya mengatakan kehadiran Prabowo besok di DPR menyampaikan KEM PPKF merupakan nan pertama kalinya dalam sejarah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut Prabowo bakal jadi presiden pertama nan bakal menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal di rapat paripurna DPR.

Dasco mengatakan presiden-presiden sebelumnya diwakili para menteri dalam paripurna DPR dan dalam praktik ketatanegaraan, Dasco mengatakan tak ada patokan nan mengharuskan Presiden datang langsung ke paripurna lantaran presiden bisa diwakili menterinya.

Namun, tak ada pula larangan Presiden datang langsung dan menyampaikan pidato.

Terpisah, Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap niatan Prabowo ke Rapat Paripurna DPR itu guna menyatukan pandangan dan kekuatan dalam menjaga perekonomian bangsa.

Pras juga menyebut perihal ini sebagai momentum seremoni Hari Kebangkitan Nasional nan jatuh pada 20 Mei.

"Tanggal 20 [Mei] hari kebangkitan nasional, jadi Presiden mau memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," kata Pras lewat pesan singkat, Selasa (19/5).

(mnf/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional