Peringatan Isa Almasih 2026, Personel Polres PPU Tingkatkan Pengamanan Gereja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Peringatan Isa Almasih 2026, Personel Polres PPU Tingkatkan Pengamanan Gereja Jalannya ibadah peringatan kenaikan Yesus Kristus salah satu gereja di Penajam Paser Utara (PPU).(Dok. Humas Polres PPU)

PERSONEL Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur meningkatkan patroli serta pengamanan sejumlah gereja di wilayah norma Polres PPU, Kamis (14/5). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman, dan nyaman bagi umat Kristiani nan sedang menjalankan ibadah Hari Kenaikan Yesus Kristus alias Isa Almasih tahun 2026.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasi Humas Polres PPU, Aipda Syafruddin, menjelaskan, aktivitas patroli tersebut dilaksanakan secara menyeluruh oleh personel Polres PPU berbareng jejeran Polsek dengan menyambangi gereja-gereja nan melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus. 

“Selain kami juga melakukan pengamanan dan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar letak ibadah, guna memastikan seluruh rangkaian aktivitas melangkah kondusif dan lancar,” sebutnya.

Diungkapkannya, patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui perbincangan berbareng pengurus gereja, jemaat, serta masyarakat sekitar untuk mempererat komunikasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama penyelenggaraan ibadah berlangsung.

“Pengamanan ini, merupakan corak komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada momentum hari besar keagamaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, aktivitas patroli dan pengamanan ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah hari Kenaikan Yesus Kristus dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat. 

“Harapannya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga sebagai corak pelayanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Polres PPU, sebutnya, terus berupaya menciptakan situasi kamtibmas nan kondusif melalui langkah preventif serta memperkuat sinergitas dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat guna menjaga kerukunan antar umat berakidah di Kabupaten PPU.

“Kami juga melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan, serta pengaturan arus lampau lintas di sekitar letak ibadah. Hal kami lakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi para jemaat,” pungkasnya. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia