Pernikahan Tragis Korban Wedding Organizer di Bekasi Viral

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pesta pernikahan di Bekasi, Jawa Barat, nan semestinya jadi momen seremoni dan kebahagiaan berubah jadi kisah menyedihkan setelah pihak mempelai menjadi korban penipuan dari penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO).

Peristiwa ini viral setelah diunggah di media sosial Threads. Calon pengantin nan menjadi korban dugaan penipuan WO tersebut tidak bisa menggelar pesta pernikahan di Bekasi sesuai nan dijanjikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan yang disertai tautan foto dan video itu memperlihatkan momen pernikahan di sebuah ruangan nan tampak sepi. 

Ruangan resepsi yang lazimnya dipenuhi gubuk prasmanan, hiasan alias ornamen-ornamen cantik, dan pelaminan, justru terlihat kosong melompong. Terlihat sejumlah orang menangis dalam ruangan tersebut.  

Polres Metro Jakarta Timur meminta para korban dugaan penipuan oleh WO membikin laporan kepolisian.

"Silakan lapor, calon pengantin nan ada di video itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, instansi WO-nya di Cakung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Bayu Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (24/5).

Bayu menyebut pihaknya siap menerima laporan dari calon pengantin maupun pihak lain nan merasa dirugikan atas dugaan penipuan tersebut.

Menurut Bayu, letak penyimpanan alias instansi WO nan diduga melakukan penipuan tersebut berada di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Oleh lantaran itu, Polres Metro Jakarta Timur akan menangani laporan andaikan para korban resmi membikin pengaduan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Bayu juga membenarkan bahwa pada Sabtu (23/5), sudah ada penduduk nan mendatangi Polres Metro Jakarta Timur untuk berkonsultasi mengenai dugaan penipuan oleh WO tersebut.

Namun, polisi tetap menunggu kepastian status norma pihak nan datang melapor.

"Yang datang kemarin itu orang nan pesta pernikahannya belum sesuai agenda perjanjian. Jadi belum tahu apakah bakal terlaksana alias tidak. Cuma pengguna nan datang kemarin itu belum bisa kita katakan sebagai korban," jelas Bayu.

Kasus ini mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial Threads dari akun @meislvy viral dan menuai perhatian publik. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa sepupunya menjadi korban dugaan penipuan WO di area Bekasi.

Video nan diunggah memperlihatkan suasana resepsi nan jauh dari angan family pengantin. Gedung pernikahan terlihat tanpa hiasan sebagaimana umumnya pesta pernikahan.

Selain itu, makanan nan disebut telah dijanjikan pihak WO juga tidak tersedia di letak acara.

Di tengah situasi tersebut, family dan kerabat pengantin terlihat berupaya tetap melayani tamu undangan dengan membagikan makanan ringan dan air mineral secara sederhana.

Suasana haru pun terlihat dalam video nan beredar luas di media sosial. Unggahan itu juga menyoroti sosok pembawa aktivitas alias MC nan tetap datang meski disebut belum menerima pembayaran dari pihak WO.

"Kalian bisa liat keadaan pagi ini nan semestinya jadi aktivitas senang berubah jadi tangis semua. FYI, foto nan tengah itu kakak MC-nya super baik dia ketipu juga sama si Marwah itu tanpa dibayar dia tetap hadir," tulis akun tersebut.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun total kerugian akibat dugaan penipuan tersebut. Polisi juga tetap menunggu laporan resmi dari pihak-pihak nan merasa dirugikan untuk mendalami kasus lebih lanjut.

Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa penyelenggara pernikahan, termasuk memastikan legalitas upaya dan rekam jejak penyedia jasa sebelum melakukan pembayaran dalam jumlah besar.

(antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional