Persijap Jepara vs Bhayangkara FC: Laga Krusial bagi Laskar Kalinyamat Hindari Zona Merah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 Laga Krusial bagi Laskar Kalinyamat Hindari Zona Merah Ilustrasi(Dok Istimewa)

LAGA di  Liga Superleague 2025/2026 Persijap Jepara vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Sabtu (11/4) menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat untuk menjaga posisi kondusif dari dari area merah, sehingga perolehan poin mengadi sasaran pada pertandingan ini.

Memasuki pekan ke-27 Liga Superleague 2025/2026, persaingan 6 tim di papan bawah semakin ketat, selisih nomor poin nan terpaut tipis mengharuskan PSM Makassar, Persijap Jepara, Persis Solo, Madura United, Semen Padang dan PSBS Biak untuk berjuang lebih keras agar tidak tergelincir di area degradasi.

Pertandingan Persijap Jepara vs Bhayangkara FC dijadwalkan berjalan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Sabtu (11/4), menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat mengingat posisinya berada di urutan 14 klasmen sementara sangat mudah tergeser di area merah oleh 4 tim nan ada di urutan di bawahnya.

Persijap Jepara saat ini mempunyai 22 poin dari 26 pertandingan nan dilakoni ialah 5 kali menang, 7 kali seri dan 14 kali kalah, kudu berjuang keras untuk dapat menenangkan pertandingan melawan tim tamu Bhayangkara FC nan berada di urutan 5 mengantongi 44 poin dari hasil 13 kali menang, 5 kali seri dan 8 kali kalah.

Bagi Laskar Kalinyamat dengan bermodal trend positif 5 kali pertandingan terakhir tidak pernah kalah, bukan menjadi satu-satunya dapat diandalkan menghadapi  The Guardians of Saburai nan dikenal handal dengan hasil selalu menang di 6 pertandingan terakhir, sehingga diperlukan strategi tepat untuk dapat meraih poin penuh.

"Saya telah sampaikanbkepada seluruh pemain, meskipun posisi sedikit lebih baik di klasmen sementara Liga Superleague, namun bagi Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya kondusif dari degradasi," kata Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos.

Pada pertandingan menghadapi Bhayangkara FC, lanjut Mario Lemos, berambisi tim Persijap Jepara dapat meraih kemenangan hingga menambah 3 poin, perihal ini lantaran jarak dan selisih poin dengan tim di bawahnya sangat tipis berkisar 1-2 poin. "Kemenangab diperoleh bakal mengubah komposisi klasmen sementara," tambahnya.

Menghadapi Bhayangkara FC Sabtu (11/4), menurut Mario Lemos, bukan persoalan mudah, sehingga disusun strategi tepat dan persiapan nan matang, terutama mengantisipasi permainan nan sigap dengan melakukan kajian mendalam untuk menghadapi style permainan tersebut. 

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengatakan bahwa saat ini skuad  The Guardians of Saburai masuk fase paling krusial menjaga konsentrasi di tengah performa nan sedang panas, sehingga kehadiran ke Jepara untuk menghadapi tim tuan rumah Persijap Jepara bertekat menang.

"Saat ini kami konsentrasi menghadapi Persijap Jepara, lantaran tim musuh tetap punya kualitas nan bisa menyulitkan siapa pun, terlebih saat bermain di kandang sendiri," ujar Paul Munster.

Tidak ada pertandingan nan mudah, ungkap Paul Munster, sehingga menghadapi Laskar Kalinyamat ini tetap kudu berjuang keras dan tidak boleh lengah, sehingga sebelum pertandingan berjalan mempelajari, menganalisis dan membedah permainan Persijap Jepara untuk mendapatkan hasil terbaik 

Menurut Paul Munster meskipun diatas kertas Bhayangkara FC diunggulkan setelah megang berturut-turut ialah Persebaya Surabaya (2-1), Persik Kediri (3-4), Semen Padang (4-0), Dewa United (0-2), Arema FC (2-1) dan Persija Jakarta (3-2) dan mengincar kemenangan ke-7, namun menghadapi Persijap Jepara tetap kudu konsentrasi dan disiplin agar tim tetap konsisten.

Seluruh pemain Bhayangkara FC, demikian Paul Munster, saat ini dalam kondisi prima dan telah siap bertanding, meskipun pada laga di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara diperkirakan bakal sunyi tanpa penonton lantaran Persijap Jepara sedang dalam hukuman dari komisi disiplin (Komdis) terjadinya kerusuhan suporter saat menjamu Persis Solo. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia