Persiku Kudus vs PSIS Semarang: Laga Krusial untuk Hindari Degradasi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 Laga Krusial untuk Hindari Degradasi Ilustrasi(Dok Istimewa)

DUEL derby wilayah Jawa Tengah Liga Championship 2025/2026 Persiku Kudus vs PSIS Semarang dijadwalkan pada Sabtu (11/4) di Stadion Wergu Wetan Kudus menjadi arena krusial bagi Macan Muria maupun Laskar Mahesa Jenar agar tetap dari area merah, sehingga diperkirakan kedua tim bakal ngotot untuk dapat memenangi pertandingan.

Di sisa kejuaraan group B (timur) Liga Championship 2025/2026, tim papan bawah klasmen sementara ialah PSIS Semarang (19 poin),  Persiba Balikpapan (17 poin)  dan Persipal Palu (7 poin) tetap belum kondusif dari degradasi, sehingga di sisa pertandingan ini menjadi momentum untuk memperkuat alias kudu turun kasta.

Laga Derby wilayah Jawa Tengah Persiku Kudus vs PSIS Semarang dijadwalkan bakal berjalan Sabtu (11/4) sore di Stadion Wergu Wetan Kudus bakal menjadi partai krusial, terutama bagi Laskar Mahesa Jenar agar dapat tetap memperkuat di Liga Championship ini, sehingga sasaran menang menjadi wajib.

Namun sebagai tuan rumah, Persiku Kudus nan berjuluk Macan Muria tentu tidak mau kecolongan dan malu dihadapan ribuan suporternya di tengah trend positif dalam 5 kali laga terakhir serta berada di urutan 7 klasmen sementara dengan mengantongi 26 poin dari 23 pertandingan nan sudah dilakoni ialah 7 kali menang, 5 kali seri dan 11 kali kalah.

Pertandingan pekan ke-24 Persiku Kudus vs PSIS Semarang, diperkirakan bakal menjadi partai menarik lantaran kedua tim bakal bermain ngotot untuk dapat memenangkan laga hingga menambah pundi-pundi poin, agar tetap kondusif dan tetap dapat memperkuat di Liga Championship pada musim kejuaraan mendatang.

Berdasarkan catatan Persiku Kudus vs PSIS Semarang sejak tahun 2013 telah bermain 4 kali, secara statistik Macan Muria memenangkan 2 kali pertandingan dan Laskar Mahesa Jenar 1 kali laga serta 1 kali diantaranya berhujung imbang, sehingga pada pertemuan ke-5 kali ini bakal menjadi laga menarik.

"Target kami adalah tetap memperkuat di Liga Championship, sehingga kudu memenangkan di pertandingan besok Sabtu (12/4) menghadapi tuan rumah Persiku Kudus," kata Pelatih PSIS Semarang Andri Ramawi.

Selain telah mempersiapkan tim secara baik menghadapi pertandingan ini, lanjut Andri Ramawi, Laskar Mahesa Jenar juga melakukan pertimbangan atas pertandingan sebelumnya sekaligus menyusub strategi nan tepat menghadap Macan Muria nan sast ini mengalami trend positif tidak pernah kalah dalam 5 kali laga terakhir.

Menurut Andri Ramawi absennya 3 pemain ialah  Rizki Darmawan nan tetap menjalani balasan kartu merah, Delfin Rumbino dan Dani Ibrohim nan terkena akumulasi kartu kuning menjadi tantangan tersendiri bagi PSIS Semarang menghadapi Persiku Kudus nan bakal mendapatkan didukungan penuh suporter saat bertanding.

Menghadapi Persiku Kudus ini, lanjut Andri Ramawi, bukan persoalan mudah, selain absennya sejumlah pemain menjaga tembok pertahanan, juga menjadi perhatian serius adakah penyerang Igor Henrique nan cukup konsisten selama musim kejuaraan ini dan telah mengemas 19 gol.

Pelatih Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri mengatakan konsentrasi utama dilakukan timnya saat ini adalah mengamankan sisa laga pada Liga Championship agar betul-betul terhindar dari degradasi, sehingga di 3 sisa pertandingan tersebut dapat meraih poin baik saat pertandingan tandang maupun kandang.

Bermodal trend positif dalam 5 laga tidak pernah kalah dan semangat dimiliki para pemain, ungkap Bambang Pujo Sumantri, menghadapi PSIS Semarang Sabtu (11/4) besok, Macan Muria bakal tampil maksimal untuk meraih poin penuh, sebelum menghadapi tim papan atas PSS Sleman dan tim saat ini berada di diatasnya Deltras Sidoarjo.

"Saya meminta pehain tidak terbebani dengan tiket promosi ke kasta lebih tinggi (Liga Superleague), tetapi nan lebih krusial dapat bermain sebaiknya dan meraih poin untuk Ajan dari degradasi," ujar Bambang Pujo Sumantri. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia