Ilustrasi(Magnific.com)
Tim campuran dari Polda Lampung sukses meringkus komplotan pemalak sadis nan melakukan penembakan terhadap personil kepolisian, Bripka Arya. Dalam operasi penangkapan tersebut, satu orang pelaku dilaporkan tewas setelah mencoba melawan petugas secara brutal.
Kabid Humas Polda Lampung menyatakan bahwa pengejaran dilakukan secara intensif setelah kejadian penembakan nan melukai Bripka Arya saat sedang menjalankan tugas. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pencarian di lapangan, petugas sukses mengidentifikasi persembunyian para pelaku.
Tindakan Tegas Terukur
Saat bakal dilakukan penangkapan, para pelaku mencoba melarikan diri dan melepaskan tembakan ke arah petugas. Situasi nan membahayakan nyawa personel di lapangan memaksa tim campuran untuk melakukan tindakan tegas dan terukur.
“Satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dan meninggal bumi setelah sempat terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara pelaku lainnya sukses diamankan untuk proses investigasi lebih lanjut,” ujar perwakilan Polda Lampung.
Dari tangan para pelaku, polisi sukses menyita sejumlah peralatan bukti, di antaranya:
| Senjata Api | Senjata api rakitan nan digunakan menembak korban |
| Amunisi | Beberapa butir peluru aktif |
| Kendaraan | Sepeda motor hasil kejahatan |
Kondisi Bripka Arya
Terkait kondisi Bripka Arya, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban saat ini tetap menjalani perawatan medis secara intensif. Kondisinya dilaporkan mulai stabil setelah mendapatkan penanganan darurat akibat luka tembak nan dideritanya.
Polda Lampung menegaskan tidak bakal memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, terutama nan menggunakan senjata api dan membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika memandang aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·