Aksi sekelompok remaja nan enak-enak menghirup lem di atas Jembatan Ampera, Palembang, sempat ramai di media sosial setelah videonya diunggah oleh akun IG "Abang Taun".
Menanggapi keresahan warga, abdi negara kepolisian langsung bergerak sigap ke lokasi. Personel Polsek Ilir Timur I Polrestabes Palembang menyisir area Pasar 16 Ilir hingga area bawah Jembatan Ampera pada Selasa (26/5) sore.
Hasilnya, beberapa anak di bawah umur nan berada di sana langsung diamankan petugas untuk didata dan diberikan pembinaan. Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan, polisi tidak konsentrasi pada penindakan hukum, melainkan pada perlindungan dan pembinaan anak-anak tersebut.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang dan pihak family agar proses penanganan melangkah sesuai prosedur perlindungan anak. Polri datang bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan generasi muda terlindungi dari pengaruh negatif lingkungan dan unsur adiktif,” kata Sonny, Kamis (28/5).
Langkah sigap ini diambil untuk mencegah para remaja jalanan tersebut terjerumus ke dalam tindakan kejahatan nan lebih parah, alias apalagi menjadi korban pemanfaatan di area wisata ikonik Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan pentingnya peran semua pihak mulai dari Pemda hingga orang tua dalam mengawasi pergaulan anak.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan perlindungan generasi muda. Setiap laporan masyarakat bakal kami respons secara cepat, tepat, dan humanis. Anak-anak ini kudu diselamatkan melalui pembinaan berbareng agar tidak terjerumus lebih jauh,” tegas Nandang.
Polda Sumsel pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di ruang publik. Sementara itu, polisi memastikan bakal terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·