Jakarta, CNN Indonesia --
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine laboratorium narkotika golongan II jenis etomidate di Apartemen River Side, Kabupaten Tangerang pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB.
Pengungkapan ini bermulai dari info masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Setelah diselidiki, polisi sukses menangkap pelaku inisial CK (40) nan merupakan seorang penduduk negara Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan CK diduga berkedudukan sebagai pengelola sekaligus operator produksi cairan Etomidate dalam corak Cartridge Vape.
"Telah mengamankan satu orang diduga pelaku atas nama CK penduduk negara Malaysia," kata David dalam keterangannya, Selasa (21/4).
Selain itu, polisi juga turut melakukan penggeledahan di unit apartemen nan digunakan CK dan menyita sejumlah peralatan bukti.
Antara lain, 30 liter cairan Propilen Glikol hingga serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram nan diperkirakan bisa diproduksi menjadi hingga 380.996 cartridge vape siap edar.
Selain itu, turut disita ratusan cartridge berisi cairan eti, serta peralatan produksi seperti mesin press, perangkat suntik cairan, mixer hingga timbangan.
"Dari keseluruhan peralatan bukti tersebut jika di konversi dengan nilai jual peralatan bukti Narkoba peredaran gelap, maka Polda Metro Jaya telah menyita sebesar Rp762 miliar dan telah menyelamatkan sebanyak 380.996 Jiwa masyarakat DKI Jakarta dari ancaman penyalahgunaan Narkoba," tutur David.
Dari hasil pendalaman sementara, kata David, CK diduga telah mengedarkan kurang lebih 1.409 cartridge vape nan berisikan etomidate.
Saat ini, pelaku berserta peralatan buktinya telah dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan investigasi lebih lanjut.
(dis/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·