Jakarta, CNN Indonesia --
Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat tetap mengejar empat pelaku tindakan pemalak nan menimpa seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (29) di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan keempat pelaku itu sekarang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tetap memburu empat orang lainnya nan diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," kata dia dalam keterangannya, Selasa (14/4).
Sejauh ini, kepolisian telah meringkus lima pelaku masing-masing berinisial F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Kelimanya ditangkap di sebuah hotel di Pluit, Jakarta Utara dan saat ini tetap diperiksa secara intensif.
"Berdasarkan pendalaman sementara, para pelaku mempunyai peran nan bervariasi dalam melancarkan aksinya, mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil peralatan milik korban, hingga memantau situasi di sekitar letak kejadian," tutur Budi.
Budi menegaskan tindakan tegas bakal terus diambil kepolisian terhadap para pelaku kejahatan jalanan nan meresahkan masyarakat.
"Kasus kejahatan jalanan nan disertai kekerasan memang menjadi perhatian utama kami, dan Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk memberantas segala corak tindakan kejahatan guna menjamin rasa kondusif penduduk di Ibu Kota," ujarnya.
Lebih lanjut, Budi turut mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di malam hari dan menghindari rute nan sepi.
"Kami membujuk masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala corak tindak kejahatan melalui jasa Kepolisian 110. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan info sangat krusial agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan kondusif," pungkasnya.
Sebelumnya, petugas damkar berjulukan Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban pemalak di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (2/4) awal hari. Korban pun mengalami luka-luka akibat pembegalan itu.
"Mengalami luka di kepala, lecet dimuka dan pergelangan tangan, menerangkan bahwa nan berkepentingan pada saat pulang dari rumah kawan dan lewat TKP [tempat kejadian perkara], korban dipepet oleh pelaku," kata Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir Iptu Heri Moko kepada wartawan, Jakarta, Selasa (7/4).
Heri menjelaskan para pelaku menganiaya korban dengan menggunakan barang tumpul untuk melumpuhkan korban sebelum membawa kabur kekayaan bendanya.
"Pelaku menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motor serta dipukul dengan batu di TKP, kemudian sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," ujarnya.
Dalam tindakan pembegalan ini, korban kehilangan sejumlah peralatan berbobot di antaranya, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 (B 3036 PJE), dan 2 unit ponsel (Samsung S20 Plus dan Samsung A55).
(fra/dis/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·