Tangerang, CNN Indonesia --
Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengusut kasus dugaan pemerkosaan terhadap korban--seorang remaja perempuan--inisial D.
Dalam kasus ini polisi telah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus pelecehan, pemerkosaan dan pengancaman terhadap D tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit mengatakan, tiga orang nan diperiksa itu berada di letak Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbareng terduga pelaku nan berjulukan Ivan saat kejadian berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku diduga melarikan diri, dan sekarang tengah diburu pihak kepolisian.
"Berdasarkan pemeriksaan sementara mereka [tiga saksi] tidak ikut melakukan perbuatan cabul, pemerkosaan dan pengancaman terhadap korban, sehingga sudah kami pulangkan lantaran belum ada bukti nan mengarah ke mereka," ujar Parikhesit saat dikonfirmasi, Senin (4/5).
Tiga orang saksi diperiksa terdiri dari dua pemuda nan berada di sisi kanan korban dan seorang lainnya adalah perekam nan fotonya telah tersebar luas di beragam platform media sosial, termasuk Instagram.
Selain itu polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan meminta keterangan sejumlah penduduk nan tinggal di sekitar rumah terduga pelaku.
Mereka nan dimintai keterangan mulai dari tetangga, ketua lingkungan alias RT/RW setempat, serta family dan orang tua Ivan. Akan tetapi ke dua orang tua pelaku mengaku tidak mengetahui kekerasan seksual tersebut terjadi di teras dan dalam tempat tinggalnya.
"Sudah banyak kami ambil keterangan penduduk setempat, termasuk orang tua pelaku juga sempat kami tanya, tapi mereka bilangnya 'enggak tahu jika dia (Ivan) tidur malam-malam di ruang tamu, di teras ramai-ramai segala macam'," ungkapnya.
Kini polisi terus memburu pelaku pelecehan seksual nan menimpa penduduk Cipondoh, Kota Tangerang, Banten tersebut.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan info nan didapat, diduga pelaku disinyalir kabur ke arah Serang," kata Parikhesit.
Adapun D diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual nan tengah viral di beragam platform media sosial.
Dari unggahan yang viral tersebut, akun media sosial membagikan kronologi kejadian beserta bukti foto, video, dan tangkapan layar terduga pelaku dengan korban.
Korban diduga mengalami pelecehan setelah dijebak laki-laki nan dikenalnya dengan berkilah diajak untuk memperbaiki sepeda motor.
Kejadian bermulai saat korban tengah berkumpul berbareng delapan kawan prianya di sebuah letak di area Cipondoh, Tangerang.
Saat itu, salah seorang laki-laki berjulukan Ivan, nan merupakan terduga pelaku membujuk korban pindah letak dengan alasan mau memperbaiki sepeda motor di salah satu rumah nan bakal digunakan untuk balapan.
Korban lampau mengikuti rayuan tersebut tanpa rasa curiga.
Akan tetapi setibanya pada letak nan dituju korban rupanya diajak terduga pelaku membeli minuman beralkohol. Usai membeli, beberapa laki-laki tersebut pun pulang sehingga menyisakan terduga pelaku Ivan, korban, dan beberapa laki-laki lainnya.
Dalam kondisi tersebut, korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran.
Korban baru menyadari ada nan tidak beres pada dirinya saat terbangun keesokan hari sekira pukul 07.00 WIB, lantaran tidak lagi mengenakan busana di TKP.
"Kasus tersebut tetap dalam terus penanganan kami, jika orang nan ada dalam foto viral itu salah satunya pelaku sedang dalam pencarian kami," ujar Parikhesit.
Sementara itu Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito mengonfirmasi laporan resmi nan dilakukan pihak korban berbareng keluarganya.
"Korban membikin laporan resmi kepolisian pada tanggal 27 April 2026 lalu," kata dia.
Saat ini petugas tengah melakukan upaya pengejaran guna menyeret pelaku ke jalur hukum.
Unit PPA Polres Metro Tangerang Kota pun menegaskan komitmennya dalam menangani kasus tersebut agar korban mendapatkan keadilan.
(kid/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·