Jakarta, CNN Indonesia --
Bareskrim Polri menyebut mahir penjual senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal, Tatang Sutardin namalain Ki Bedil sempat bekerja di pabrik senjata angin.
"Ki Bedil namalain kerabat TS ini sebelumnya pernah bekerja di industri senjata angin di Cipacing, Jawa Barat," ujar Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi, Senin (13/4).
Arsya mengatakan nan berkepentingan kemudian sempat terlibat dalam tindakan penjualan senpi terlarangan di wilayah Cipacing, Sumedang, Jawa Barat. Akan tetapi, kata dia, Ki Bedil sukses melarikan diri saat hendak ditangkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan pasca upaya penindakan itu, Ki Bedil menjadi sangat berhati-hati dan hanya menerima pesanan senpi terlarangan dari saudaranya ialah Aep Saepudin.
"Dia menggunakan perantara AS, nan kemudian AS juga memperjualbelikan ini dengan menggunakan media sosial nan ada," jelasnya.
Arsya mengatakan pembeli nan sudah bayar biaya pembuatan senpi Ki Bedil bakal menerimanya sesuai alamat nan diberikan.
Lebih lanjut, dia menyebut sosok Ki Bedil sudah terkenal di kalangan pidana ataupun pemburu ilegal. Sebab, kata dia, senpi buatan Ki Bedil mempunyai tingkat kecermatan nan sangat baik.
"Ki Bedil ini adalah orang nan sudah cukup terkenal di kalangan para pelaku street crime dan juga pemburu ilegal, di mana hasil buatannya sangat baik, berfaedah dengan baik dan juga mempunyai kecermatan nan tinggi," tuturnya.
Ia menjelaskan senpi terlarangan hasil rakitan Ki Bedil dijual dengan nilai nan beragam tergantung dengan jenisnya. Untuk beberapa jenis nan rumit seperti jenis pistol itu diperjualbelikan dengan nomor sekitar Rp15 sampai dengan Rp20 juta.
"Juga untuk senjata-senjata senapan laras panjang dengan tingkat kecermatan 100 meter itu diperjualbelikan sekitar antara 15 sampai 20 juta," jelasnya.
Sebelumnya Satresmob Bareskrim Polri menangkap Tatang Sutardin namalain Ki Bedil sosok penjual senjata api (senpi) dan bahan peledak terlarangan nan sudah bertindak kurang lebih 20 tahun.
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengatakan penangkapan Ki Bedil dilakukan di area Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/4) pekan lalu.
(tfq/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·