Polisi Ungkap Alasan RI Jadi Basis Baru Sindikat Judol Asia Tenggara

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap argumen Indonesia sekarang mulai menjadi tujuan pedoman sindikat kejahatan online mulai dari gambling online (judol), love scamming alias penipuan berkedok asmara, hingga investasi bodong.

Sekretaris NCB Interpol Polri, Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya memang telah mengungkap sejumlah sindikat kejahatan daring tersebut di beberapa kota. Mulai Jakarta, Batam, Surabaya, Yogyakarta, hingga Denpasar.

"Setelah ditertibkan, mulai terjadi pergeseran ke Indonesia dan itu tentunya sudah kami antisipasi dan kami prediksi," kata Untung dalam bertemu pers pengungkapan sindikat judol di area Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Kamis (9/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untung mengakui semula pedoman operasional sindikat kejahatan online berada di beberapa wilayah area Asia Tenggara lain, seperti Myanmar, Kamboja, Laos, hingga Vietnam. Namun, setelah ditertibkan, mereka sekarang mulai mencari suaka lain ke beberapa negara, salah satunya Indonesia.

Menurut dia, mereka nan datang ke Indonesia umumnya lantaran rayuan dari para pelaku sindikat terdahulu. Mereka datang menggunakan izin wisata, selain lantaran akomodasi bebas visa kunjungan. Apalagi, Indonesia belakangan terus melakukan promosi wisata.

Kondisi itu, menurut dia, seperti dua sisi mata uang. Selain meningkatkan kunjungan wisata, namun mereka juga menggunakannya untuk upaya kejahatan online seperti judol.

"Itu tidak bisa dipungkiri, ya. Kita butuh adanya kunjungan visitor ke Indonesia. Tetapi di sisi lain, memang ini ada seperti dua sisi mata uang," katanya.

(thr/pta)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional