Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi mengungkapkan soal dugaan penyebab meninggalnya personil IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh dalam insiden kebakaran di rumahnya pada Jumat (8/5) lalu.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan dari hasil penyelidikan sejauh ini, diduga korban meninggal bumi akibat kejadian kebakaran.
"Bahwa betul penyebab korban meninggal bumi lantaran kebakaran dan bukan lantaran karena lain," kata Joko saat dihubungi, Senin (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Joko belum bisa memastikan apakah korban meninggal bumi akibat sesak napas alias bukan. Kata dia, pihak master yang berwenang menjawab perihal tersebut.
"Kalau sesak nafas, bukan kita nan bunyi, kelak hasil pemeriksaan dokter," ujarnya.
Di sisi lain, Joko belum bisa memastikan soal penyebab kebakaran di rumah Haerul. Kata dia, pihaknya tetap menunggu hasil pemeriksaan mengenai barang-baranh di letak kejadian nan ditemukan saat proses olah TKP.
"Telah dilakukan olah TKP penyelidik berbareng INAFIS serta Puslabfor Mabes Polri, dari oleh TKP ditemukan peralatan barang nan diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran, nan saat ini peralatan temuan dibawa puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan. Dan tentunya kita tetap menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor," tutur dia.
Lebih lanjut, Joko turut membenarkan bahwa pada saat kejadian korban tengah berbareng tiga karyawannya di lantai 4. Kata dia, saat itu keempatnya sedang melakukan aktivitas bersih-bersih.
"Satu lantai, mereka sedang beraktivitas bareng bareng. Jadi lagi bersih-bersih, lagi pembaharuan alias apa. Lagi berkegiatan mereka bareng bareng sama bapak itu," ucap dia.
Sebelumnya, kebakaran melanda sebuah rumah di di Jalan TB Simatupang No 3, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jumat (8/5) pagi. Insiden ini menyebabkan personil IV BPK RI, Haerul Saleh meninggal dunia.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal mengatakan api kebakaran diduga berasal dari sisa tiner jejak renovasi. Namun, perihal ini tetap diselidiki pihak berwajib.
"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner jejak pembaharuan rumah," kata Asril dalam keterangannya
Asril menyebut peristiwa kebakaran itu dilaporkan ke pihak pemadam sekitar pukul 07.53 WIB. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 48 personel dikerahkan ke letak untuk memadamkan si jago merah.
Asril menerangkan operasi pemadaman dimulai pada sekitar pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 08.46 WIB.
(dis/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·