Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya .(Antara)
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin rapat kerja akbar berbareng seluruh jejeran Kabinet Merah Putih di laman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). Pertemuan strategis ini bakal membedah kondisi ekonomi nasional di tengah meningkatnya tensi geopolitik di area Timur Tengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi agenda besar tersebut. Ia menyebut rapat bakal dimulai pada siang hari dengan melibatkan seluruh unsur ketua kementerian dan lembaga.
“Pukul 14.00 di Istana, (dihadiri) seluruh Kabinet Merah Putih,” ujar Teddy saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/4).
Melibatkan Pejabat Eselon I dan Dirut BUMN
Rapat kerja ini tidak hanya terbatas pada level menteri. Presiden Prabowo menginstruksikan kehadiran pejabat eselon I, mulai dari kepala jenderal (dirjen), deputi, hingga jejeran kepala utama (dirut) BUMN. Langkah ini dinilai sebagai upaya sinkronisasi kebijakan dari level pengambil keputusan hingga pelaksana teknis.
Meski demikian, Teddy belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai apakah bakal ada taklimat alias pengarahan unik nan berkarakter tertutup dalam pertemuan tersebut.
Fokus pada Resiliensi Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya memberikan sinyal bahwa konsentrasi utama pertemuan ini adalah menjaga stabilitas ekonomi domestik. Dinamika di Timur Tengah diakui menjadi variabel krusial nan kudu diantisipasi pemerintah.
“Besok bakal ada aktivitas dengan para menteri dan pejabat di kementerian,” kata Airlangga usai mengikuti rapat terbatas pada Selasa (7/4).
Airlangga dijadwalkan menyampaikan paparan komprehensif mengenai peta jalan ekonomi Indonesia di hadapan Presiden. "Tentunya besok bakal ada aktivitas dengan para menteri dan pejabat kementerian," pungkasnya.
Pemerintah berupaya memastikan bahwa kebijakan fiskal dan moneter tetap solid meskipun ketidakpastian dunia terus membayangi jalur perdagangan dan nilai daya dunia. (Bob/P-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·