Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lebih berpihak kepada rakyat mini dan pelaku upaya baru. Ia menilai selama ini angsuran perbankan terlalu banyak dinikmati golongan pengusaha besar nan sudah mapan.
"Saya minta bank-bank Himbara cobalah menjadi bank nan patriotik. Jangan dia lagi, dia lagi. nan dikasih angsuran orang nan sudah kaya," kata Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurut Prabowo, pengusaha besar nan selama ini terus mendapat akomodasi angsuran dari bank pemerintah semestinya mulai berdikari dan mencari pembiayaan dari sumber lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia sudah lama terima angsuran dari pemerintah, ya sudah berjuang dong. Masa terus menerus dikasih kepada mereka," ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi masyarakat mini nan justru dikenakan kembang pinjaman lebih tinggi dibanding perusahaan besar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak masuk logika dan kudu segera diubah.
"Kemudian orang miskin disuruh bayar kembang lebih tinggi dari pengusaha besar, ini saya kira sudah di luar logika sehat. Saya perintahkan bank pemerintah ubah, turunkan kembang untuk rakyat miskin," tegas Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta bank-bank pelat merah memberi ruang lebih besar kepada generasi muda untuk tumbuh menjadi pengusaha baru. Pemerintah disebut tengah menyiapkan skema pembiayaan startup bagi anak muda setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kita mau anak-anak muda jangan semua minta jadi ASN. Harus berani bersaing di bumi usaha. Begitu selesai pendidikan, kita kudu beri angsuran startup," katanya.
Prabowo menilai langkah tersebut krusial agar kerakyatan ekonomi tidak hanya dinikmati golongan upaya tertentu saja.
"Kita kudu sorong mereka tumbuh jadi pengusaha-pengusaha baru nan kuat. Demokrasi ekonomi artinya jangan nan itu-itu saja," tambahnya.
(fdl/fdl)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·