Presiden Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).(MGN/Kautsar Widya Prabowo)
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta seluruh pihak mengedepankan patokan dan sistem nan bertindak dalam sistem demokrasi. Hal itu termasuk jika rakyat menghendaki pergantian pemerintahan.
“Kalau ada pemerintah nan dinilai tidak baik, ya gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya, dengan baik, dengan damai. Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah. Bisa juga melalui impeachment (pelengseran), tidak ada masalah,” ujar Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
Prabowo menegaskan, impeachment dapat ditempuh jika memang dikehendaki. Namun, proses tersebut kudu dilakukan sesuai sistem nan berlaku. Menurut dia, upaya pelengseran dapat disalurkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
“Impeachment ada salurannya, DPR, MK, MPR. Dilakukan tidak masalah. Dalam sejarah kita telah terjadi pergantian. Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai, melalui proses, tidak melalui kekerasan,” jelasnya.
Karena itu, Prabowo menyerukan agar masyarakat tidak mudah diadu domba dan tidak mudah disulut emosinya. Ia juga meminta publik mempercayai sistem nan telah dibangun dan bertindak di Indonesia.
“Jadi, percayalah kepada sistem nan telah dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Percayalah pada kekuatan kita sendiri, percayalah kepada Indonesia,” pungkasnya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·