Presiden Prabowo Subianto(Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih menerima laporan mengenai sejumlah pejabat pemerintah nan diduga melakukan penyelewengan kedudukan dan penyalahgunaan duit rakyat. Ia menegaskan bakal menindak tegas siapa pun nan terbukti melakukan pelanggaran, termasuk orang-orang dekatnya sendiri. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu.
“Saya geleng-geleng kepala, sedih saya bahwa tiap hari saya dapat laporan pejabat-pejabat nan nyeleweng,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, dirinya merasa kecewa lantaran sejumlah pejabat nan diberi kepercayaan dan kedudukan krusial justru diduga menyalahgunakan kewenangan setelah menduduki posisi tersebut.
“Saya sedih orang nan saya angkat, orang nan saya bina, orang nan saya kasih kehormatan diberi kedudukan nan penting, begitu dia menjabat nyeleweng, nyuri duit rakyat,” katanya.
Prabowo mengatakan dirinya kerap menerima laporan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai hasil pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat. Ia pun meminta proses pemeriksaan tetap dilanjutkan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap orang-orang nan mempunyai kedekatan dengannya.
“Tidak ada, enggak ada, mau orang Prabowo, bukan orang Prabowo, dekat sama saya, ya tidak ada urusan. Kalau ada indikasi terus periksa,” tegas Prabowo.
Presiden juga mengingatkan bahwa setiap pejabat nan diberi amanah kedudukan kudu bertanggung jawab kepada negara dan rakyat. Menurutnya, kedudukan publik merupakan kehormatan nan kudu dijaga dengan integritas dan kehati-hatian.
Prabowo menegaskan dirinya juga tidak memberikan toleransi terhadap kader Partai Gerindra nan terbukti terlibat kasus hukum. Ia menyinggung adanya sejumlah kader partainya nan telah diproses dan ditahan sebagai corak komitmen terhadap penegakan hukum.
Untuk itu, Kepala Negara meminta seluruh abdi negara pemerintah melakukan pembenahan dan membersihkan lembaga dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan. Secara khusus, Prabowo juga mengingatkan setiap ketua lembaga agar memastikan tidak ada abdi negara di bawahnya nan mendukung aktivitas terlarangan alias merugikan masyarakat. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·