Prabowo: Seluruh Rakyat Pemegang Saham di Indonesia!

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menegaskan seluruh rakyat Indonesia merupakan pemegang saham atas kekayaan bangsa. Ia mengatakan Indonesia didirikan dengan falsafah Pancasila dan asas kekeluargaan.

Situasi itu nan kemudian menempatkan seluruh rakyat berkuasa atas kekayaan negara. Hal tersebut dia sampaikan dalam pidatonya saat meresmikan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada para pengusaha saya membujuk mari bersama-sama menjadi Indonesia Incorporated. Sebetulnya adalah negara kekeluargaan," ujar Prabowo dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

"Jadi semua bangsa ini satu korporasi. Artinya seluruh rakyat adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia berkuasa atas kekayaan tersebut," imbuhnya dengan semangat nan menggebu-gebu.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung perjuangan Marsinah sebagai simbol perlawanan pekerja nan menurutnya tidak semestinya berhujung tragis andaikan nilai-nilai Pancasila dijalankan dengan benar.

Ia mengatakan kasus pembunuhan Marsinah pada masa lampau menjadi pengingat bahwa negara kudu berdiri untuk melindungi rakyat kecil, termasuk buruh.

[Gambas:Video CNN]

"Peristiwa Marsinah nan dibunuh secara biadab lantaran memperjuangkan kaum pekerja pabrik suatu perusahaan sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi lantaran negara kita didirikan dengan falsafah dasar Pancasila," katanya.

Prabowo menyebut sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi landasan utama negara dalam membangun sistem ekonomi nan berkeadilan.

Menurutnya, konsep ekonomi Indonesia sejak awal telah diatur dalam Pasal 33 UUD 1945 nan menekankan asas kekeluargaan.

"Yang kaya kudu menarik nan miskin, nan kuat bantu nan lemah. Buruh adalah anak bangsa, petani anak bangsa, nelayan anak bangsa," ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan abdi negara negara, termasuk tentara dan polisi, merupakan bagian dari rakyat nan dibiayai negara untuk melayani masyarakat.

"Aparat tentara dan polisi itu anak bangsa, diseleksi, dibiayai, digaji oleh rakyat, diberi makan oleh rakyat, diberi sepatu oleh rakyat, diberi topi oleh rakyat, diberi pangkat oleh rakyat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku berterima kasih mendapat kehormatan menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional setelah seluruh organisasi pekerja mengusulkan nama aktivis pekerja tersebut secara bulat.

"Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional," ucapnya.

Prabowo juga mengaku terenyuh saat memandang langsung bilik dan peninggalan Marsinah di museum nan baru diresmikan tersebut.

"Saya tadi memandang bilik beliau tidak diubah. Saya lihat perjuangan beliau dan saya prihatin dengan peristiwanya," ujarnya.

Ia menilai praktik pengusaha nan mengejar untung dengan mengorbankan hak-hak pekerja tidak sesuai dengan dasar berdirinya Republik Indonesia.

"Bahwa ada seorang alias ketua pengusaha nan punya pemikiran jahat demi untung besar, ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya republik kita," katanya.

Setelah meresmikan Museum Marsinah, Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda meresmikan lebih dari 1.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di beragam wilayah Indonesia.

(lau/chri)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional