Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto mengungkap keprihatinannya abdi negara dari TNI dan Polri kerap menjadi beking para pejabat nan melakukan praktik korupsi.
Sebagai mantan prajurit, Prabowo mengaku memahami tradisi tersebut. Dia karenanya meminta masyarakat untuk tak segan melaporkan ulah para prajurit nan tidak melaksanakan tugasnya melindungi rakyat.
"Biasanya, mereka-mereka [koruptor] itu ada bekingnya. Bekingnya biasanya seragamnya jika enggak hijau ya coklat. Betul?" Kata Prabowo dalam pidatonya di rapat Paripurna ke-19 DPR, Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TNI dan Polri adalah tentara polisi milik rakyat. Harus berjuang untuk rakyat. Rakyat kita sudah tidak tolol lagi. Rakyat kita sudah punya gadget semua," imbuhnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta rakyat untuk memvideokan tindakan abdi negara nan tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut Prabowo, masyarakat tak perlu melawan, cukup memvideokan untuk kemudian dilaporkan.
"Kalau ada kelakuan abdi negara nan enggak beres saya minta rakyat video, langsung video. Jangan kau ngelawan. Jangan dilawan. Video aja. Lapor langsung ke saya," katanya.
Prabowo mengingatkan para pemimpin dan pemerintah wilayah tak main-main dengan korupsi. Dia berambisi agar tak ada nan berpikir dan mengira semua tindakan korupsi tidak diketahui.
Menurut Prabowo, saat ini apalagi ada teknologi nan bisa memandang bunker bawah tanah. Teknologi tersebut biasanya digunakan untuk memandang tempat penyimpanan senjata.
Namun, dia mengaku tak bakal segan menggunakannya untuk melacak, menangkap, dan menindak para pejabat nan tetap nekat untuk melakukan korupsi.
"Saya bakal menggunakan teknologi nan paling canggih, teknologi pertanahan bisa mencari penyimpanan senjata di bawah tanah. Radar sekarang bisa mencari ranjau, kita bakal pakai untuk mencari bunker-bunker di sekitar kau," katanya.
(thr/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·