Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto mengaku takkan mengganggu proyek tender nan dimenangkan orang nan terafiliasi dengan PDIP selama proyek dimenangkan dengan langkah nan benar.
Ia menyatakan komitmennya untuk menjalankan tender secara bersih dan menghormati hasilnya tanpa memandang latar belakang pemenang tender tersebut.
"Tanya, saya selalu katakan, menteri-menteri minta petunjuk ada proyek, ada tender, 'tapi ini belakangnya PDIP', benar? mari menteri-menteri, betul kan tapi apa jawaban saya, 'tidak masalah'. Kalau dia menang, dia menang saja jangan lihat latar belakangnya," kata Prabowo di Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo menyampaikan takkan melakukan intervensi apapun selama tender itu melangkah sesuai dengan prosedur.
Ia pun mengungkit peran Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri dulu saat dirinya sempat 'luntang-lantung'.
Prabowo menyebut Megawati dulu berkedudukan krusial dalam perekonomian Prabowo dulu.
"Ibu Mega juga bantu saya di bagian ekonomi. Saya mau terbuka, saya enggak berkuasa waktu itu, namalain luntang lantung. Ibu Mega Sukarnoputri intervensi mengatakan 'kalau emang Prabowo nan menang tender itu, jangan diganggu, diteruskan', saya sekarang ikuti contoh beliau. Saya sekarang presiden tidak boleh kita lihat latar belakang politik, jika dia menang dengan betul kudu kita berikan," ujar dia.
Pada saat nan sama, Prabowo juga berterima kasih kepada PDIP nan tetap berkedudukan menjadi oposisi.
Ia menyebut kerakyatan tetap memerlukan peran oposisi guna menjaga check and balances dalam roda pemerintahan.
Prabowo berkelakar secara pribadi dia mau seluruh partai politik berasosiasi dalam koalisi pemerintahannya. Namun, dia mengaku bahwa kondisi itu dinilai tidak baik bagi keberlangsungan demokrasi.
"Setiap pemimpin kudu mau dikritik, setiap pelaksana kudu diawasi, terima kasih atas pengawasan saudara," ucap dia.
Pidato Prabowo di Sidang Paripurna DPR RI hari ini memaparkan "Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027".
Dalam pidatonya, presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027.
Dalam dugaan dasar KEM PPKF RAPBN 2027, pemerintah juga menargetkan inflasi di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Dari sisi nilai tukar, rupiah ditargetkan berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.
"Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi nan bisa untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata duit dunia," ujar Prabowo.
Terkait APBN, tahun depan pemerintah menargetkan pendapatan negara di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB, shopping negara 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB, dan defisit dijaga di kisaran 1,8 hingga 2,4 persen dari PDB.
"Kita bakal berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit," ujar Prabowo.
Ini pertama kali presiden memaparkan KEMPPKF RAPBN di depan DPR. Tradisi baru ini dilakukan di tengah gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar dan penurunan IHSG.
(mnf/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·