Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |13:56 WIB

Presiden Prabowo (foto Okezone)
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa perbedaan pandangan politik adalah perihal nan wajar dalam demokrasi. Namun, dia mengingatkan agar ketidaksukaan terhadap perseorangan tidak dijadikan argumen untuk merusak nama baik bangsa Indonesia.
Pesan tegas itu disampaikan Prabowo saat memberikan Taklimat Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
“Ada tuduhan-tuduhan nan bermaksud menjelekkan kita sebagai bangsa. Kalau kerabat tidak suka dengan dua alias tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyinggung kritik dan penolakan terhadap dirinya secara personal. Ia menegaskan, bahwa dalam negara demokrasi, saluran perbedaan sudah jelas dan konstitusional, ialah melalui pemilu.
“Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung,” kata Prabowo.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·