Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik 2028, BBM Ditinggal

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik 2028, BBM Ditinggal Prabowo sorong Indonesia tinggalkan BBM dan beranjak ke daya listrik.(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan arah kebijakan daya nasional menuju elektrifikasi, di tengah ketidakpastian dunia dan ancaman krisis energi. Hal itu disampaikan saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4).

Menurut Prabowo, Indonesia mempunyai kelebihan sumber daya daya nan melimpah, sehingga tetap optimistis menghadapi dinamika global. Namun, dia mengingatkan pentingnya kewaspadaan sekaligus percepatan transisi energi.

"Di bagian energi, kita sangat kaya, sangat banyak sumber-sumber kita. Jadi di tengah bumi krisis, banyak negara cemas, kita kudu waspada, tapi kita optimis. Kita bakal menghadapi tantangan, berapa bulan nan bakal datang," ujarnya seperti disaksikan dari Youtube Sekretariat Presiden., Kamis (9/4).

Meski mempunyai persediaan besar, Prabowo menekankan penggunaan daya kudu lebih efisien dan beranjak ke sumber nan lebih bersih. Elektrifikasi menjadi salah satu strategi utama untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

"Walaupun bagaimana, kita kudu sekarang menuju daya nan bersih, daya terbarukan," tuturnya. 

Ia menyebut langkah industrialisasi kendaraan listrik sebagai tonggak krusial dalam transformasi daya nasional. Inisiatif nan dilakukan VKTR dinilai sebagai bagian dari perubahan besar menuju penggunaan listrik dalam sektor transportasi.

Prabowo juga menyoroti keahlian industri dalam negeri nan mulai berkembang, termasuk produksi bus dan truk listrik. Pemerintah apalagi menargetkan produksi massal mobil listrik jenis sedan pada 2028.

"Saya berambisi di tahun 2028 kita bakal produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik. Jadi sekarang sudah ada bus dari listrik, truk dari listrik dan kemampuannya juga cukup besar, membanggakan," kata dia.

Ia mengungkapkan kapabilitas produksi perusahaan tersebut dapat mencapai 10.000 unit bus listrik, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) nan saat ini sudah 40% dan ditargetkan meningkat hingga 80% dalam beberapa tahun ke depan.

Dukungan pemerintah wilayah dan lembaga juga menjadi perhatian. Prabowo menyebut sejumlah wilayah telah mulai memesan bus listrik, dan meminta wilayah lain mengikuti langkah tersebut.

"Di seluruh Tanah Air, mensesneg catat itu Gubernur-Gubernur nan tidak pesan produk dalam negeri, bus dan truk dan sebagainya. TNI juga suruh beli dalam negeri," ujarnya.

Lebih jauh, Prabowo berambisi industri kendaraan listrik nasional dapat melahirkan pemain besar nan bisa bersaing di tingkat global, seperti produsen otomotif di Jepang dan Korea Selatan.

"Saya berambisi berapa tahun lagi kita bakal memandang Vektor sebagai salah satu champion dari Indonesia," ucapnya.

Ia juga menyinggung kedekatan individual dengan Magelang, termasuk pemilihan nama seri kendaraan nan terinspirasi dari gunung di Indonesia, seperti Tidar dan Lokon.

Adapun PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk adalah perusahaan nan bermulai dari PT Bakrie Steel Industries nan didirikan pada 2007, sebelum kemudian mengubah konsentrasi bisnisnya ke elektrifikasi mobilitas pada 2022.

VKTR juga telah melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2023 sebagai bagian dari ekspansi upaya dan penguatan transparansi. (Mir

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia