Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |14:11 WIB

Presiden Prabowo (foto: Okezone)
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kegelisahan serius para pemimpin bumi terhadap ancaman pecahnya Perang Dunia Ketiga. Kekhawatiran itu, menurut Prabowo, dia rasakan langsung saat berjumpa dengan puluhan kepala negara dalam forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Januari 2026 lalu.
"Saya baru pulang dari Eropa, saya datang di Davos, ketemu tokoh-tokoh dunia. Puluhan kepala negara hadir. Hampir semua, nyaris semua merisaukan pecahnya Perang Dunia Ketiga," kata Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Di tengah situasi dunia nan kian memanas, Prabowo menegaskan, bahwa Indonesia telah mengambil sikap tegas melalui politik luar negeri bebas dan aktif, serta tidak berpihak pada blok manapun.
"Kalau kita diancam, jika kita diserang, tidak bakal ada nan bantu kita. Percaya sama saya, nobody is going to help us," ujar Prabowo.
Ia kemudian mengutip pesan Presiden pertama RI Soekarno tentang pentingnya bangsa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri alias Berdikari, tanpa menggantungkan nasib pada negara lain.
“Karena itu dari awal Bung Karno mengatakan, kita kudu berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegasnya.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·