Ilustrasi(Dok Magnific)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca signifikan nan diprediksi melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026. Kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh kemunculan empat titik sirkulasi siklonik secara berbarengan di sekitar perairan Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah nan masuk dalam kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat berikut:
- Sumatera Utara
- Jawa Timur
- Maluku Utara
Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di beragam kota utama Indonesia untuk Rabu, 20 Mei 2026:
Wilayah Indonesia Bagian Barat
- Hujan Petir: Banda Aceh, Tanjung Pinang, dan Bandar Lampung.
- Hujan Sedang: Tanjung Selor.
- Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, dan Samarinda.
- Udara Kabur: Surabaya.
- Berawan hingga Berawan Tebal: Pangkalpinang, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Wilayah Indonesia Bagian Timur
- Hujan Ringan: Mataram, Kupang, seluruh wilayah Sulawesi, Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua.
- Berawan hingga Berawan Tebal: Denpasar dan Manokwari.
Analisis Dinamika Atmosfer
Berdasarkan kajian terbaru, empat sirkulasi siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Hindia Barat Sumatera Barat, Samudra Pasifik Utara Papua, Samudra Pasifik Utara Papua Nugini, dan Samudra Pasifik Timur Laut Papua Nugini.
Sistem-sistem tersebut memicu pembentukan wilayah konvergensi dan konfluensi di perairan barat Sumatera bagian utara hingga tengah, Papua Barat hingga perairan utara Papua Barat, serta pesisir utara Papua.
Selain itu, wilayah konvergensi lainnya juga diprakirakan terbentuk di sejumlah titik, antara lain:
- Aceh, pesisir timur Sumatera Utara, Riau, dan Laut Natuna.
- Selat Karimata hingga Kepulauan Bangka Belitung.
- Jawa Tengah hingga Jawa Barat.
- Nusa Tenggara Timur dan Laut Jawa bagian timur.
- Laut Banda, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat.
- Papua Pegunungan hingga Papua Tengah, serta di Laut Arafuru.
Kombinasi dari seluruh dinamika atmosfer ini secara signifikan bisa meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat sirkulasi siklonik dan di sepanjang wilayah pertemuan angin tersebut.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi akibat cuaca ekstrem seperti genangan air maupun banjir rob di wilayah pesisir. Pastikan untuk selalu memperbarui info cuaca melalui kanal resmi di website bmkg.go.id alias media sosial @infobmkg. (Nadhira Izzati A/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·